OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Sebuah jembatan di Desa Ketapang II, Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir, mengalami rusak parah hingga mengancam keselamatan pengendara.
Jembatan yang berada di jalan provinsi tersebut plat lantainya jebol dan meninggalkan lubang menganga.
Menurut warga, tanda-tanda kerusakan jembatan mulai terlihat pada akhir Desember 2024 lalu.
“Waktu itu plat lantai yang saat ini jebol mulai renggang, tapi masih cukup aman dilalui kendaraan,” kata seorang warga bernama Iskadi, Jumat (10/1/2025).
Diduga sering dilalui kendaraan muatan bertonase tinggi, plat lantai jembatan sepanjang 2 meter dan lebar 1 meter itu akhirnya jebol.
Tak hanya itu, gelagar jembatan berupa pipa besi di bawahnya juga patah.
“Kerusakannya bisa dibilang parah karena kita bisa lihat dasar anak sungai lewat lubang di jembatan. Ketinggian dari permukaan air sekitar 7 meter,” ujar Iskadi.
Selain kerusakan utama, salah satu lembar plat lantai lainnya tampak patah dan mulai terlihat lubang menganga.
Akibatnya, jembatan hanya dapat dilalui kendaraan roda.
Untuk kendaraan roda empat diarahkan lewat jalur lain yang tak jauh dari Jembatan Ketapang II.
“Warga memasang patok darurat berupa kursi plastik pada plat lantai yang jebol. Tujuannya untuk mengingatkan pengendara agar berhati-hati, apalagi malam hari,” ungkap Iskadi. (Mat)













