Minimnya Tindakan Hukum, Ketua PWI Banyuasin Sumbang Saran Dengan Kejari Banyuasin

- Redaksi

Senin, 6 Januari 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANYUASIN, inewsnusantara.com,- Maraknya penerbitan berita kecurangan dan pelanggaran oleh media cetak, televisi dan media online, menjadi sorotan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuasin Asnaini Khamsin.

Pasalnya, menurut Asnaini sapaan akrabnya, minimnya tindakan penegakan hukum terhadap para pelanggar hukum, sehingga terkadang timbul rasa jenuh dan kesal dari insan Pers. Terkadang muncul rasa kecewa dan curiga apakah sudah ada kong kalikong.

Menyikapi hal ini, Ketua PWI kabupaten Banyuasin Asnaini Khamsin sumbang saran dengan Kejaksaan Negeri Banyuasin. Dalam pertemuan tersebut, bermaksud membahas bagaimana cara mengendus dan mengetahui terjadinya sebuah pelanggaran. Serta apa saja yang dibutuhkan untuk dijadikan alat bukti dalam sebuah laporan.

Selain itu Asnaini juga menanyakan tentang cara melaporkan secara resmi dan benar sehingga dapat diproses hukum maslah pelanggaran baik yang dilakukan oleh oknum ASN, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maupun lembaga dan swasta.

Baca Juga :  Penataan Kawasan Pasar 16 Dipercepat, Kenyamanan Hingga Keamanan Jadi Perhatian Wali Kota

Asnaini menyampaikan rasa prihatin. Jelas banyak terjadi pelanggaran dan kecurangan, khususnya dilingkungan pemerintahan. Mulai dari pencurian aset pemerintah, gratifikasi proyek milik pemerintah, pemborong nakal dan banyak lagi.

Apalagi pada proyek dengan Penunjukan Langsung (PL) karena dianggap kerugian negara yang ditimbulkan tidak besar.
Bahkan OPD dangan penyerapan anggaran besar seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Rumah Sakit, PUPR, DPRD dan Perkim sangat minim disentuh hukum.

“Berdasarkan minimnya undangan Press Rillis yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum. Baik itu pemanggilan, penangkapan dan penetapan tersangka. Selayaknya ada transparansi,” ujar Asnaini dalam pertemuannya dengan Kepala Seksi Pidana khusus Kejari Banyuasin.

Baca Juga :  Sidang Tuntutan Perkara Dugaan Korupsi PMI Ogan Ilir Ditunda, Tinggal Rp 167 Juta Kerugian Negara Belum Dibayar

Asnaini berharap, janganlah tebang pilih dalam penegakan hukum. Usai dari Kejari, Asnaini mengatakan agenda berikutnya akan sumbang saran dengan sambangi Inspektorat Banyuasin.

Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin Raymund HS melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Giovani menyambut positif pertemuan tersebut. Giovani mengatakan, informasi dengan data yang akurat tentu akan kita tindak lanjuti.

“PWI adalah mitra, sebagai organisasi profesional tentu menjadi amunisi tambahan dalam penegakan hukum. Kita akan mendukung dan segera menyikapi bila ada laporan dari PWI,” tukasnya, Senin lalu (30/12).

Semoga sinergi dalam pengawasan menjadi agenda bersama antara PWI dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banyuasin dalam terciptanya penegakan hukum. (PWI BA).

Berita Terkait

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:14 WIB

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 17:00 WIB

Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi

Berita Terbaru

Daerah

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:14 WIB

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB