Pangkalpinang, INC,. – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Kepulauan Bangka Belitung memperingati Milad ke-24 dengan menggelar program Muharram Ceria di Masjid Al-Khoirot, Pangkalpinang. Kegiatan tersebut diisi dengan penyaluran santunan kepada 50 penerima manfaat sebagai wujud kepedulian sosial di momen Tahun Baru Islam.
Penerima manfaat terdiri dari anak yatim, piatu, kaum dhuafa, dan penyandang disabilitas. Mereka menerima bantuan berupa perlengkapan sekolah (school kit) serta santunan dana tunai yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung Drs. Sahirman Djumli, M.Si., Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Bangka Belitung Hj. Suhada, S.Pd., Ketua Badan Pengurus Lazismu Bangka Belitung Ust. Heru Kurniawan, S.T., serta Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Bangka Belitung Yudistira Bagus Pratama.
Turut hadir jajaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Khoirot Pangkalpinang. Sekretaris DKM Al-Khoirot, Ust. Trianto, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan juga datang dari para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) kelurahan yang membantu proses pendataan calon penerima manfaat.
Selain penyaluran santunan, acara juga diisi tausiyah oleh Ust. Heri Anggara. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
“Kesuksesan yang sesungguhnya adalah ketika kita memiliki kepedulian terhadap sesama. Memuliakan anak yatim dan membantu mereka merupakan salah satu jalan meraih keberkahan hidup,” ujarnya.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Bangka Belitung, Ust. Heru Kurniawan, mengatakan peringatan Milad ke-24 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Lazismu dalam menjalankan amanah para muzaki dan donatur.
“Usia 24 tahun menjadi momentum bagi Lazismu untuk terus bertransformasi dan mengokohkan komitmen dalam memberi untuk negeri. Kami ingin memastikan manfaat Lazismu benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Semoga bantuan school kit dan santunan ini dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan program Muharram Ceria tidak lepas dari dukungan para donatur, sponsor, serta berbagai elemen masyarakat yang terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu.
Melalui sinergi tersebut, Lazismu Bangka Belitung berharap program-program sosial yang dijalankan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.












