Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Kenalkan Stevia, Langkah Nyata Tekan Risiko Diabetes

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka, INC – Program Studi DIII Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan tanaman stevia sebagai pemanis alami pengganti gula pasir dalam upaya mencegah diabetes melitus. Penyuluhan digelar di Kantor Desa Penagan, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Kamis (9/7/2026), dan diikuti kader Posyandu setempat.

Ketua Tim Pengabdi, Ashar Abilowo, S.ST., M.Kes, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai alternatif pemanis yang lebih sehat sekaligus mendorong pola hidup sehat untuk menekan risiko diabetes.

Baca Juga :  Dishub Babel Akui Lampu Merah di Jalan Muntok Mati, Perbaikan Segera Dilakukan

Dalam penyuluhan, peserta dikenalkan manfaat stevia yang memiliki tingkat kemanisan tinggi, namun tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Selain penyampaian materi, peserta juga mempraktikkan penggunaan daun stevia kering sebagai pemanis teh serta mendapat edukasi mengenai cara budidayanya.

Kepala Desa Penagan, Ruslan Efendi, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Edi Nasapta : Minimnya Transparansi Distribusi Dokumen RAPBD Perubahan 2025

Sebagai tindak lanjut, tim pengabdi membagikan daun stevia kering kepada setiap Posyandu di Desa Penagan agar dapat dimanfaatkan sebagai contoh penerapan konsumsi pemanis alami yang lebih sehat.

Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang berharap stevia semakin dikenal sebagai alternatif pengganti gula yang mendukung pencegahan diabetes sekaligus membuka peluang budidaya tanaman bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Berita Terkait

Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan
Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas
Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla
Gebyar Pajak Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin Siapkan 4 Motor untuk Wajib Pajak
Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan
Mantan Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin dan 3 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi Rp3,94 Miliar
Reses di Baturusa, dr. Zarril Serap Aspirasi PJU dan Pelebaran Jalan
Didit: DPRD Babel Kawal Plasma Hingga Tuntas

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gebyar Pajak Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin Siapkan 4 Motor untuk Wajib Pajak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan

Berita Terbaru

Daerah

Wow…! Mantan Kasat Reskrim OKI Sukses Raih Gelar Doktor

Senin, 12 Okt 2026 - 18:40 WIB