JAKARTA – INC,-Guna memastikan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Jakarta.
Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Prov. Sumsel, serta disambut hangat oleh pimpinan beserta jajaran manajemen Bank Sumsel Babel Cabang Jakarta.
Ketua Komisi III DPRD Sumsel Tamtama Tanjung mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan (monitoring) legislatif terhadap badan usaha milik daerah, khususnya yang beroperasi di luar wilayah Sumsel. Menurutnya, Kantor Cabang Jakarta memiliki peran strategis sebagai salah satu gerbang utama perputaran ekonomi dan interaksi bisnis di tingkat nasional.
”Kami ingin melihat secara langsung sejauh mana performa, inovasi, dan efisiensi operasional Bank Sumsel Babel Cabang Jakarta sepanjang tahun berjalan. Sebagai mitra kerja, kami berkepentingan agar BSB terus bertumbuh sehat, kompetitif, dan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya Tamtama di sela-sela kunjungan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen Bank Sumsel Babel Cabang Jakarta memaparkan laporan kinerja keuangan, perkembangan penyaluran kredit, serta strategi ekspansi bisnis di ibu kota. Manajemen BSB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga kinerja positif demi mendukung pembangunan ekonomi di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Selain mengevaluasi aspek finansial, Komisi III DPRD Sumsel juga memberikan sejumlah catatan dan masukan. Anggota komisi menekankan pentingnya penguatan digitalisasi perbankan dan mitigasi risiko yang ketat agar BSB mampu bersaing dengan bank-bank nasional lainnya yang berpusat di Jakarta.
Kunjungan kerja yang berlangsung dinamis ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif serta peninjauan langsung terhadap fasilitas pelayanan di Kantor Bank Sumsel Babel Cabang Jakarta untuk memastikan kenyamanan nasabah tetap menjadi prioritas utama. (Adv)












