Pangkalpinang,INC, -17 April 2026 – Sejumlah pelamar kerja menyampaikan keberatan dan keresahan atas proses rekrutmen tenaga kerja yang dilaksanakan oleh PT ISS Indonesia untuk penempatan di salah satu unit kerja PT Timah Tbk.
Keberatan tersebut muncul, adanya dugaan ketidaksesuaian prosedur dalam tahapan seleksi yang dinilai tidak berjalan secara transparan dan adil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari peserta seleksi, proses rekrutmen awalnya diikuti oleh 15 pelamar pada tahap wawancara. Selanjutnya, sebanyak 11 peserta dinyatakan lolos ke tahap kedua berupa tes jasmani atau samapta.
Namun, pada pelaksanaan tahap berikutnya, ditemukan adanya dua peserta yang langsung mengikuti tahap ketiga tanpa diketahui mengikuti tahapan sebelumnya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius di kalangan peserta yang telah mengikuti seluruh proses seleksi dari awal.
Para pelamar menilai, jika benar terjadi ketidaksesuaian prosedur tersebut, maka hal ini berpotensi mencederai prinsip keadilan, transparansi, serta akuntabilitas dalam proses rekrutmen tenaga kerja.
“Kami hanya meminta kejelasan. Jika memang ada mekanisme khusus, seharusnya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi negatif,” ujar salah satu perwakilan pelamar.
Hingga rilis ini disampaikan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai situasi tersebut.
Para pelamar berharap adanya respons cepat dan terbuka guna menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa setiap proses rekrutmen berjalan secara profesional dan bebas dari praktik yang merugikan pencari kerja.
Rilis ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya iklim ketenagakerjaan yang adil, transparan, dan berintegritas. (I20)













