Seleksi Paskibraka Pangkalpinang Diikuti 154 Peserta, Tinggi Badan Jadi Kendala Utama

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,. – Kepala Kesbangpol Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, mengungkapkan seleksi calon Paskibraka tahun ini diikuti sebanyak 154 peserta dari total pendaftar lebih dari 200 orang.

Menurutnya, banyak peserta gugur pada tahap administrasi, terutama karena tidak memenuhi syarat tinggi badan. Meski standar nasional menetapkan tinggi minimal 165 cm untuk putri dan 170 cm untuk putra, pihak daerah telah memberikan toleransi dengan menurunkan masing-masing 3 cm menjadi 162 cm untuk putri dan 167 cm untuk putra.

“Kita turunkan standar agar peserta tetap banyak, khususnya putri. Tapi untuk tingkat provinsi dan nasional, tetap mengacu pada standar awal,” ujarnya.

Dari total peserta yang mengikuti seleksi, nantinya akan dipilih 34 orang terbaik. Selanjutnya, sebanyak 10 orang akan dikirim ke tingkat provinsi, terdiri dari 5 putra dan 5 putri.

Baca Juga :  TMMD OKI Gelorakan Semangat Olahraga

Namun, Donal menegaskan bahwa pengiriman ke provinsi tetap mempertimbangkan standar tinggi badan nasional. Jika tidak memenuhi, peserta berpotensi tidak dikirim meski memiliki nilai tinggi.

“Percuma kita kirim kalau akhirnya tidak lolos di provinsi. Jadi selain ranking, kita tetap lihat syarat utama seperti tinggi badan,” katanya.

Ia juga menjelaskan, jika peserta yang dikirim ke provinsi tidak lolos, maka tidak otomatis digantikan. Penambahan hanya dilakukan jika ada kuota yang tidak terisi dari hasil seleksi provinsi.

Baca Juga :  DPRD Babel Tegaskan Komite Sekolah Dilarang Tarik Iuran Wajib

Dalam proses seleksi, tim penilai melibatkan unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, psikolog dari UBB, serta berbagai instansi terkait lainnya guna memastikan seleksi berjalan objektif dan komprehensif.

Donal turut menyoroti menurunnya minat peserta dalam dua tahun terakhir. Ia menilai hal ini dipengaruhi padatnya aktivitas sekolah, sehingga siswa ragu membagi waktu antara pendidikan dan kegiatan Paskibraka.

“Kami pastikan pembinaan tidak mengganggu jam sekolah, semua kegiatan selalu dikoordinasikan dengan pihak sekolah,” ujarnya.

Ia berharap pihak sekolah dapat turut mendorong siswa untuk berpartisipasi, sekaligus memastikan keseimbangan antara prestasi akademik dan kegiatan ekstrakurikuler tetap terjaga. (I20)

Berita Terkait

LAZISMU Babel dan BEM Pertiba Ketuk Hati Warga, Galang Dana untuk Korban Bencana
Imam Wahyudi Tegaskan, Wakil Rakyat Harus Turun ke Masyarakat, Serap dan Perjuangkan Aspirasi Warga
Reses Bukan Sekadar Serap Aspirasi, Eri Gustian Janji Kawal Keluhan Warga Rambang hingga ke Pemerintah Daerah
Reses DPRD Bangka, Marianto Kawal Aspirasi Warga hingga Insentif Guru TK/TPA
Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Area Perkebunan Sawit PT. Swadaya Bhakti NegaraMas (PT Indofood) di Desa Pulai Gading
8 Pejabat BRI Jalani Sidang Dugaan Kredit Bermasalah
Dua ASN Dishub Palembang Diperiksa
Dengarkan Pidato Kenegaraan HUT RI, Ketua DPRD OKI Ajak Perkuat Sinersigitas

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:33 WIB

LAZISMU Babel dan BEM Pertiba Ketuk Hati Warga, Galang Dana untuk Korban Bencana

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Imam Wahyudi Tegaskan, Wakil Rakyat Harus Turun ke Masyarakat, Serap dan Perjuangkan Aspirasi Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:56 WIB

Reses DPRD Bangka, Marianto Kawal Aspirasi Warga hingga Insentif Guru TK/TPA

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Area Perkebunan Sawit PT. Swadaya Bhakti NegaraMas (PT Indofood) di Desa Pulai Gading

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:29 WIB

8 Pejabat BRI Jalani Sidang Dugaan Kredit Bermasalah

Berita Terbaru

Banyuasin

Babinsa Koptu Helmi Berjuang Bersama Masyarakat Padamkan Api

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:53 WIB