Kantor Bupati Muba Akan Digeruduk Massa

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muba, inewsnusantara. Com-Kantor Bupati Pemkab Muba, Sumatera Selatan dalam waktu dekat akan digeruduk massa dari DPP LAN Sumsel.

Akan digeruduknya kantor orang nomor satu di Kab. Muba itu bukan tanpa alasan.

Hal itu lantaran sebagai bentuk keseriusan DPD LAN dalam mengusut adanya dugaan penyimpangan pada anggaran BBM serta monopoli proyek kegiatan yang ada.

Berdasarkan surat bernomor 069/MD/DPD-LAN/III/2026, massa aksi yang dipimpin oleh Fitriandi, S.Sos dan Armadi membawa dua isu utama yang dinilai penting, dugaan pemborosan anggaran pada Bagian Umum serta indikasi praktik persaingan usaha tidak sehat dalam proses pengadaan barang dan jasa oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Baca Juga :  Ketua TP PKK Palembang Santuni Operator Alat Berat Usai Kecelakaan Kerja

Anggaran BBM Genset Disorot: Fantastis dan Sarat Tanda Tanya.

Sorotan tajam diarahkan pada penggunaan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional genset yang mencapai angka mencengangkan: Rp 780 juta pada tahun anggaran 2026. Nilai tersebut dinilai jauh dari kewajaran, terlebih di tengah tuntutan efisiensi belanja publik.

Koordinator aksi, Fitriandi, secara terbuka mempertanyakan dasar perhitungan dan realisasi anggaran tersebut. Ia bahkan mengindikasikan adanya praktik penyimpangan, termasuk dugaan penggunaan BBM bersubsidi untuk operasional mesin pembangkit milik pemerintah daerah.

Baca Juga :  Pemkab Muba Perkuat Sinergi dan Efisiensi untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik

“Angka ini tidak hanya fantastis, tapi juga memantik kecurigaan serius. Jika benar BBM subsidi digunakan, maka ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap kebijakan energi nasional,” tegasnya, Kamis (26/3/2026).

Begitu juga halnya pada pelaksanaan proyek yang ada di ULP Kab. OKI yang terkesan dimonopoli, diarahkan dan dikondisikan.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
Densus 88 Perkuat Benteng Pelajar Babel, 1020 Siswa SMPN 1 Rangkui Dibekali Pencegahan Radikalisme Digital
PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:49 WIB

Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB