Pangkalpinang, inewsnusantara.com — Ribuan warga menyerbu sejumlah titik lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak oleh Polsek Bukit Intan pada Rabu (5/11/2025) pagi. Dalam kegiatan ini, jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah menyalurkan 21,5 ton beras murah serta minyak goreng dan gula kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok, yang belakangan terus berfluktuasi di pasaran. Antusias warga terlihat tinggi, bahkan sejak pagi antrean panjang sudah mengular di sejumlah titik penyaluran beras murah di tiga kecamatan: Girimaya, Rangkui, dan Bukit Intan.
Kapolsek Bukit Intan AKP Yoshua Surya Atmadja mengatakan, program GPM ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara kepolisian, pemerintah kecamatan, kelurahan, perangkat RT/RW, Karang Taruna, dan Satkamling dalam membantu meringankan beban masyarakat.
”Kegiatan ini, kami laksanakan agar warga mudah memperoleh sembako murah sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran,” ujar AKP Yoshua.
Selain menyalurkan beras SPHP dengan harga Rp58.000 per 5 kilogram, warga juga bisa mendapatkan minyak goreng Fortune isi 800 ml seharga Rp15.000 dan gula pasir PSM seharga Rp17.500 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga pasar saat ini.
“Langkah ini sekaligus membantu pemerintah menjaga ketersediaan stok bahan pokok dan menekan inflasi di wilayah lokal,” tambahnya.
Program GPM yang tersebar di 14 titik wilayah hukum Polsek Bukit Intan ini disambut hangat warga. Banyak yang mengaku sangat terbantu karena harga kebutuhan pokok terus naik.
Melalui kegiatan ini, Polsek Bukit Intan juga memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat di tingkat akar rumput. “Sinergi ini harus terus dijaga sebagai bentuk kolaborasi nyata menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat,” tutup Kapolsek Yoshua.













