Palembang Raih Penghargaan Gold Award Berkat Inovasi “Mortality Data System” di Ajang IHIA 2025

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Jakarta,inewsnusantara.com,- Pemerintah Kota Palembang melalui transformasi digital di bidang kesehatan bertajuk “Mortality Data System (MDS)”

berhasil meraih Gold Award dalam kategori Teknologi Informasi Kesehatan pada ajang Indonesia Healthcare Innovation Awards (IHIA) VIII – 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Perkumpulan Kedokteran Militer (Perdokmil) Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K), FIHA, M.M.R.S, dalam Malam Gala Dinner IMEDIC II-2025 di Ballroom Rasamala, Hotel Aston Kartika, Grogol, Jakarta Barat, Kamis (23/10/2025).

Penghargaan diterima Wali Kota Palembang Ratu Dewa, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Fenty Aprina dan Kepala Dinas Kominfo Adi Zahri.

Baca Juga :  Wujudkan Pelayanan Prima dan Maksimal, Kalapas Tanjung Raja Kunjungi Warga Binaan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengapresiasi capaian ini sebagai wujud pengakuan atas kerja keras jajaran tenaga kesehatan dan kolaborasi lintas sektor di kota Palembang.

“Saya kira ini penghargaan untuk seluruh jajaran tenaga kesehatan dan juga warga Palembang. Apalagi ini penghargaan dari sisi Mortality Data System. Ke depan akan kita perluas lagi, ini menjadi motivasi bagi nakes untuk terus meningkatkan akurasi dan validasi data yang lebih terjamin,” ujar Ratu Dewa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Palembang Fenty Aprina menjelaskan, Mortality Data System merupakan inovasi dari dinas kesehatan dalam pengembangan aplikasi yang berkolaborasi dengan dinas kominfo.

Baca Juga :  Kapolres Banyuasin Lakukan Pengecekan dan Pengawasan Senjata Api Dinas

“Dengan aplikasi Mortality Data System ini, kita bisa mengetahui penyebab kematian secara real-time. Misalnya, jika seseorang meninggal di rumah sakit, maka data kematian yang langsung dientry (dimasukan) oleh pihak rumah sakit akan diketahui penyebabnya dan menghasilkan surat keterangan kematian,” jelas Fenty.

Fenty menambahkan, inovasi ini telah digunakan oleh puluhan rumah sakit, seluruh puskesmas, klinik, dan bidan praktik mandiri di Kota Palembang.

Data yang dihimpun melalui sistem ini menjadi dasar penting dalam merancang program kesehatan masyarakat. lebih sedikit

Berita Terkait

Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama
Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita
HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl
Kapolres OKI dan Dandim 0402 Perkuat Sinergi TNI-Polri
Operasi Patuh musi Polres OKI Dimulai, Enam Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Berita Terbaru

Daerah

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:59 WIB