Diduga Selewengkan Dana BOS, Oknum Ka SDN 14 Kayu Agung Pilih Bungkam

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara.com-Diduga selewengkan dana BOS, oknum Ka SDN 14 Kayu Agung Kab. OKI pilih diam dan bungkam.

Diberitakan sebelumnya jika oknum Ka SDN 14 Kayu Agung terindikasi melakukan penyimpangan pada realisasi dana BOS tahun anggaran 2024.

Menurut sumber yang bisa dipercaya, realisasi dana B0S di sekolah tersebut perlu diaudit dan sangat dipertanyakan.

Karena secara kasat mata saja ujarnya, kondisi gedung sekolah SDN 14 Kayu Agung saat ini jauh dari kata baik.

Data yang dihimpun, tahap 1 tahun 2024 lalu sekolah ini menerima Rp 289.350.000,- juta lalu pada tahap 2 menerima sebesar Rp 285.788.186 juta.

‎Sedangkan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yang nyaris mencapai 100 juta.

Baca Juga :  Harapan Baru di Desa Pematang Sukatani

Hal itulah yang menyita sorotan publik sementara warna cat gedung yang pudar, mobiler banyak yang rusak, buku-buku mata pelajaran yang dipinjamkan kepada murid hanya buku keluaran lama tanpa ada yang baru.

Lantai sekolah juga banyak yang pecah, serta ATK sekolah yang serba minim.

Kondisi itu diakui sumber sejak kepemimpinan Kepala Sekolah, Kartini, hingga saat ini dirinya menjabat.

“Bukankah dana BOS itu bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah seperti pemeliharaan gedung, rehab ringan, pembelian buku, serta ATK dan sebagainya tapi mengapa sekolah tersebut justru kondisinya bisa dibilang tidak sesuai la mengingat jumlah muridnya sangat banyak, diperkirakan mencapai lebih kurang 700 murid”, ujar sumber.

Coba bayangkan, lanjut sumber, kemana dana BOS yang dikucurkan ke sekolah itu jika bukan dikorupsi oleh oknum Kepala Sekolah untuk memperkaya diri sendiri.

Baca Juga :  Jemput Aspirasi, Anggota DPRD Banyuasin Fahmi Wati Reses di Desa Talang Ipuh

“Sejak menjabat Kepala Sekolah hingga saat ini sudah berapa banyak keuangan Negara dari dana BOS yang diselewengkan, sampai kapan hal ini dibiarkan terus berlarut tanpa efek jera”, ungkap sumber serius.

Untuk itu, diminta kepada dinas terkait dana APH untuk menindaklanjuti persoalan yang terjadi jangan sampai terus berlarut hingga dunia pendidikan semakin jelek.

Sementara itu, Kepala SDN 14 Kayu Agung, Kartini, beberapa kali dihubungi bahkan dikonfirmasi via whatsapp baik telphone maupun chating tidak pernah merespon. Seolah-olah lebih memilih diam dan bungkam atas tudingan yang dimaksud.

Berita Terkait

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa
Imam Wahyudi Desak Aparat Tutup Celah Pengiriman LTJ, Tegaskan Kekayaan Babel Tak Boleh Bocor
Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda
Warga Mangsang Desak Mabes Polri
Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:12 WIB

Imam Wahyudi Desak Aparat Tutup Celah Pengiriman LTJ, Tegaskan Kekayaan Babel Tak Boleh Bocor

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Palembang

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Senin, 27 Jul 2026 - 18:38 WIB