Warga Salipayak Minta Jembatan Dibangun, PT Bumi Karsa dan Pemkot Pagaralam Diharap Responsif

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagaralam,inewsnusantara.com,-Warga Salipayak-Jokoh Kecamatan Dempo Tengah berharap pemerintah kota Pagaralam dan PT Bumi Karsa membangun jembatan utama di jalur Ayek Salipayak yang vital bagi aktivitas pertanian dan kebutuhan harian warga.

PAGARALAM – Warga Salipayak,jokoh Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam menyuarakan harapan mereka kepada Pemerintah Kota Pagaralam dan PT Bumi Karsa selaku pelaksana proyek Strategis Nasional Irigasi Lematan Tahap II untuk segera membangun jembatan utama di jalur Ayek Salipayak.pada satu(2 Agustus 2025)

Akses jalan yang biasa digunakan warga talang salipayak untuk mengangkut hasil pertanian dan aktivitas warga untuk menuju ke kebun mengalami kesulitan,pasalnya akses jalan yang biasa di lalui sudah di buat lintasan saluran irigasi.

Jalan tersebut merupakan akses lama yang telah digunakan warga untuk beraktivitas ke kebun jauh sebelum proyek irigasi dilaksanakan.

Baca Juga :  Awal Mei Sidang Direlokasi ke Museum Tekstil Gedung PN Palembang Direnovasi

Selain berfungsi sebagai jalur vital bagi warga dalam mengangkut hasil bumi, terutama kopi, serta sebagai akses ke lokasi pemandian umum yang kerap dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Kami sangat berharap pemerintah kota dan pihak PT Bumi Karsa segera membangun jembatan atau plat deker penyebrangan di jalur Ayek Salipayak ini. Jalan ini sudah sejak lama digunakan warga sebagai akses utama, baik untuk berkebun maupun aktivitas sehari-hari,” ujar Jangsah, salah satu warga Salipayak, didampingi oleh warga lainnya, Bustami, saat ditemui di lokasi.

Menurut warga, permintaan pembangunan jembatan sudah pernah disampaikan langsung kepada pihak PT Bumi Karsa maupun Pemerintah Kota Pagaralam. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut nyata yang mereka rasakan.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru 2025 Polres Banyuasin Tingkatkan Keamanan Patroli KRYD

“Kami sudah sampaikan langsung kepada pihak proyek dan juga pemerintah, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Kalau jembatan ini tidak dibangun, kami kesulitan angkut hasil panen dan akses ke pemandian,dan juga biasa di gunakan untuk kebutuhan air bersih jadi terganggu,” tambah Bustami.

Warga berharap suara mereka bisa segera ditanggapi, mengingat pentingnya jalur tersebut bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Dengan pembangunan jembatan, warga bisa kembali beraktivitas secara normal tanpa harus memutar jauh atau mencari alternatif jalan lain yang kurang layak.(**)

Berita Terkait

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita
HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl
Kapolres OKI dan Dandim 0402 Perkuat Sinergi TNI-Polri
Operasi Patuh musi Polres OKI Dimulai, Enam Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas
Kapolres OKI Ajak Siswa SMAN 3 Unggulan Cegah Bullying

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl

Berita Terbaru

Daerah

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:59 WIB