Warga Dusun Tanjung Menara Desa Lubuk Lancang Dihebohkan Dengan Penemuan Warga Meninggal di Kebun Karet

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN–INC,-Warga Dusun Tanjung Menara, Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 51 tahun yang meninggal dunia di kebun karet miliknya, Minggu (16/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban diketahui bernama Darmadi (51), seorang petani/pekebun yang berdomisili di Dusun Tanjung Menara, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin. Korban pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya, E (47) dan A (18), dalam posisi tengkurap di area kebun karet milik korban.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Betung bersama Unit Identifikasi Polres Banyuasin mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Polres Banyuasin Ungkap 26 Kasus dan Musnahkan Barang Bukti Narkotika

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka pada bagian pergelangan tangan kanan, luka pada bagian bawah bibir sebelah kanan, serta luka memar pada bagian bawah kaki kanan.

Petugas kemudian melakukan olah TKP dan mendokumentasikan kondisi lokasi serta korban. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Banyuasin untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Kapolsek Betung AKP Riady Sasongko menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, termasuk mendatangi TKP, melakukan olah TKP, dokumentasi serta berkoordinasi dengan tenaga medis.

Baca Juga :  Jamkrindo Perkuat Dukungan Kredit untuk Kontraktor Proyek di Palembang

“Kami telah melakukan penanganan di lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi serta tenaga medis. Untuk penyebab pasti meninggalnya korban, masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Betung.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut untuk memastikan rangkaian peristiwa dan penyebab meninggalnya korban.
Selama proses penanganan di lokasi, situasi di wilayah tersebut berjalan aman dan kondusif. (Adm)

Berita Terkait

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda
Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI
HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang
Penyaluran Air Bersih di Teluk Kecapi OI, Warga Bersyukur : Perlu 3 Hari Untuk Jernihkan Air Rawa
Perkuat Sinergi Dalam Menghadapi Karhutla, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Kunjungi Polres Banyuasin
Kapolres OKI Sambut 14 Personel Seskoad, Edukasi Warga Cegah Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 September 2026 - 10:53 WIB

Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi

Jumat, 4 September 2026 - 21:27 WIB

*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*

Kamis, 3 September 2026 - 20:19 WIB

HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI

Kamis, 3 September 2026 - 20:15 WIB

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Berita Terbaru

Ogan Ilir

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 Sep 2026 - 11:36 WIB

Daerah

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:15 WIB