Pria Ditemukan Meninggal di Warung Makan Sederhana

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara.com,-Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Warung Makan Sederhana, Jalan Lintas Timur Blok A, Desa Mulyaguna, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Rabu (7/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban diketahui bernama Junaidi (51), warga Dusun V Seragen, Desa Terbangi Mulya, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah.

Menurut keterangan saksi Sukirman (53), korban awalnya ditemukan dalam kondisi tergeletak di samping truk yang terparkir di dekat rumah makan. Setelah dipindahkan ke teras warung, saksi sempat melihat korban masih bernafas dan berinisiatif melakukan pengobatan tradisional berupa kerokan. Tak lama kemudian, ia memanggil bidan desa setempat, Ernaini, untuk melakukan pemeriksaan medis.

Baca Juga :  Gelar Musdesus, Pemdes Sedang Tetapkan KPM BLT DD 2025

Namun setelah diperiksa, korban dinyatakan sudah tidak memiliki denyut nadi dan telah meninggal dunia. Bidan langsung membuatkan surat keterangan kematian.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tim kami telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan awal,” jelasnya.

Setelah mendapat laporan, Tim Opsnal Unit Pidum Satreskrim Polres OKI yang dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA Okta Ferdiyan, SH, bersama Unit Inafis yang dipimpin oleh IPTU Djunaidi, SH, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi.

Baca Juga :  Pemdes Bengkuang Kembali Salurkan BLT DD Tahun 2025

Korban kemudian langsung dibawa menggunakan ambulance dokkes polres OKI ke RSUD Kayuagung.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit. Setelah kejadian, saat jenazah korban telah dibawa pulang ke kampung halamannya di Lampung menggunakan ambulans desa untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan dugaan sememtara korban meninggal akibat serangan jantung atau masuk angin berat.

Berita Terkait

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.
Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”
Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa
Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda
Warga Mangsang Desak Mabes Polri
Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:28 WIB

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:28 WIB