Dipicu Tekanan Ekonomi, Rumah Tangga Berujung Maut di Sako Palembang

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang-INC,-Tekanan ekonomi berubah jadi tragedi. Pertengkaran rumah tangga di Sako, Palembang, berakhir maut setelah seorang suami nekat mencekik istrinya hingga tewas. Polisi masih mendalami motif dan proses hukum terus berlanjut.

Tekanan ekonomi yang berlarut-larut diduga menjadi bara api dalam sekam yang akhirnya memicu tragedi rumah tangga.

Seorang suami berinisial RSI (33) tega menghabisi nyawa istrinya, SWN, di rumah kontrakan mereka yang berlokasi di Kompleks Karya Mandiri V, Jalan Lebak Murni, Kelurahan Sako Baru, Kecamatan Sako, Rabu (21/1) sekitar pukul 15.00 WIB

Peristiwa memilukan itu bermula dari pertengkaran pasangan suami istri yang sudah menikah selama tujuh tahun tersebut.

Baca Juga :  Polsek Sungsang Gelar Patroli Jalan Kaki, di Kawasan Pasar Sungsang Kondusif

Cekcok yang dipicu persoalan ekonomi kian memanas hingga berujung pada aksi kekerasan. Pertengkaran verbal berubah menjadi pemukulan, lalu berakhir pada pencekikan yang merenggut nyawa korban.

Kapolsek Sako, Kompol Makmun Nartawinata, menjelaskan bahwa emosi pelaku memuncak saat pertengkaran berlangsung. “Awalnya cekcok mulut biasa terkait ekonomi.

Namun situasi makin panas ketika korban memukul pelaku. Di saat itulah pelaku gelap mata dan mencekik istrinya hingga meninggal dunia,” ungkap Makmun kepada awak media, Rabu petang.

Menurut keterangan saksi, pasangan ini diketahui kerap terlibat pertengkaran. Mereka baru menempati rumah kontrakan tersebut sekitar delapan bulan terakhir.

Baca Juga :  Diduga Salah Ambil Jalur, Sedan dan Truk Box Adu Kambing di Jalinsum Palembang-Indralaya

Ketegangan yang berulang diduga memperparah kondisi psikologis pelaku hingga berujung pada tindakan fatal.

Ironisnya, setelah kejadian itu, pelaku sempat menghubungi mertuanya—orang tua korban—dan mengakui perbuatannya.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Ketika anggota tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan pengakuan pelaku, korban tewas akibat dicekik,” ujar Makmun.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang guna dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto Kunjungi Kajari OKI, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto Silahturahmi ke Kodim 0402/OKI, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:49 WIB

Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB