Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Manfaatkan Daun Kering di Kebun Raya Tuatunu Menjadi Kompos Berkelanjutan

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,INC, -12 Oktober 2026 – Daun berguguran yang menumpuk di kawasan Kebun Raya Tuatunu, terutama saat musim kemarau, berpotensi diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pemeliharaan tanaman. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal Pangkal Balam menghadirkan sarana pengomposan dan pelatihan pengolahan daun kering pada Selasa (6/10).

Pelatihan bertema “Strategi Pemanfaatan Daun Berguguran di Musim Kemarau Menjadi Kompos Berkelanjutan” ini diikuti 23 peserta dari Kelompok Kebun Raya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kegiatan menghadirkan Ketua Kelompok Sahabat Farm, Didik Sugianto, sebagai narasumber untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan sampah organik.

Peserta mempelajari pembuatan mikroorganisme alami sebagai pendukung proses pengomposan sekaligus mempraktikkan pengolahan daun kering menjadi kompos. Untuk mendukung penerapan hasil pelatihan, Pertamina menyediakan tiga unit bak pengomposan dengan kapasitas bahan baku sekitar 180 kilogram per siklus. Berdasarkan perhitungan kapasitas dan karakteristik bahan, pengolahan tersebut diperkirakan menghasilkan rata-rata 120 kilogram kompos matang per siklus.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Promosi UMKM Binaan di HUT Kabupaten Lahat

Didik Sugianto menjelaskan bahwa daun kering yang selama ini terkumpul dapat dimanfaatkan kembali melalui proses pengomposan yang tepat.

“Daun kering yang biasanya hanya dikumpulkan dapat diolah menjadi kompos untuk menyuburkan tanah dan membantu pemeliharaan tanaman. Dengan pengetahuan dan sarana yang tersedia, kami berharap pengelola Kebun Raya Tuatunu dapat menerapkan pengolahan ini secara berkelanjutan,” ujar Didik.

Kompos yang dihasilkan nantinya dapat digunakan untuk menyuburkan tanah, mendukung pembibitan, dan memelihara tanaman di Kebun Raya Tuatunu. Dengan demikian, pengelola kawasan memiliki alternatif untuk mengolah limbah organik secara mandiri sekaligus mengurangi material yang perlu dibuang.

Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengetahuan antarkelompok binaan Pertamina. Pengalaman Kelompok Sahabat Farm dalam mengelola sampah organik dibagikan kepada pengelola Kebun Raya Tuatunu agar praktik pengelolaan lingkungan yang telah diterapkan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan kawasan.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dampingi Lansia Bakung Jaya Lewat Program SEBAYA

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pengelolaan lingkungan perlu didukung oleh pengetahuan, sarana, dan keterlibatan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Daun berguguran yang ada di sekitar kita dapat menjadi sumber daya yang bermanfaat jika dikelola dengan tepat. Melalui penyediaan sarana dan berbagi pengetahuan, kami berharap pengelola Kebun Raya Tuatunu dapat mengolah limbah organik menjadi kompos yang mendukung pemeliharaan tanaman sekaligus menjaga lingkungan,” ujar Rusminto.

Inisiatif TJSL ini sejalan dengan Asta Cita 8 dalam memperkuat keselarasan kehidupan dengan lingkungan dan alam. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan kembali limbah organik, serta Tujuan 15 tentang Ekosistem Daratan melalui dukungan terhadap pemeliharaan tanaman dan kelestarian.

Berita Terkait

Polres OKI Amankan Dua Orang Usai Bentrokan Warga di Tanjung Lubuk*
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Kampung Edukasi 21 sebagai Ruang Belajar Anak
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Budidaya Ikan Kemang Agung melalui Pakan Mandiri
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Menikmati Pesona Lembah Suhita, PWP Regional Sumbagsel Dukung Potensi Lokal Naik Kelas

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Polres OKI Amankan Dua Orang Usai Bentrokan Warga di Tanjung Lubuk*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Manfaatkan Daun Kering di Kebun Raya Tuatunu Menjadi Kompos Berkelanjutan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Kampung Edukasi 21 sebagai Ruang Belajar Anak

Berita Terbaru

Daerah

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:59 WIB