Perkuat Promosi Budaya, Wagub Cik Ujang Dorong Revitalisasi Anjungan Sumsel di TMII

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta.inewsnusantara.com,-Dalam upaya memperkuat promosi budaya daerah, Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang meninjau langsung Anjungan Sumatera Selatan yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Cik Ujang menyampaikan bahwa Pemprov Sumsel menaruh perhatian besar terhadap keberadaan anjungan yang merepresentasikan identitas dan kearifan lokal masyarakat Sumsel di kancah nasional.

“Anjungan Sumatera Selatan ini adalah wajah budaya daerah kita di mata nusantara. Karena itu, kita harus memastikan tampilannya menarik dan kontennya selalu diperbarui agar bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung,” tegasnya.

Ia menilai, perlu adanya revitalisasi menyeluruh terhadap anjungan, baik dari sisi fisik, interior, maupun penyajian informasinya. Menurutnya, langkah ini penting agar anjungan tidak hanya menjadi pajangan, melainkan juga sarana edukasi dan promosi pariwisata.

Baca Juga :  RPJMD 2025–2029 Pangkalpinang Disepakati, Fokus Masalh Pengangguran dan Sampah

“Ke depan, kami akan memperkaya koleksi dan memperbaiki sarana yang ada agar semakin layak dikunjungi. Kami ingin setiap pengunjung mendapatkan pengalaman mengenal budaya Sumsel secara utuh dan membanggakan,” jelas Cik Ujang.

Anjungan Sumsel di TMII memiliki lima bangunan utama yang menampilkan berbagai arsitektur tradisional dan artefak budaya dari seluruh wilayah Sumsel. Setiap bangunan menceritakan kisah budaya yang berbeda, mencerminkan betapa kayanya identitas daerah ini.

Selain sebagai tempat pameran budaya, anjungan juga diharapkan menjadi ruang interaktif untuk kegiatan kesenian, pameran kerajinan, hingga promosi kuliner khas Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Banjir Kepung Kampung Bintang, Pengendara Putar Balik dan Warga Geram Masalah Tak Pernah Tuntas

Cik Ujang menilai, keberadaan anjungan ini berpotensi besar dalam mendukung pariwisata dan memperluas jejaring kerja sama antardaerah. Dengan demikian, budaya Sumsel dapat lebih dikenal dan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

Ia menambahkan, revitalisasi anjungan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan dukungan masyarakat, komunitas seni, dan pelaku budaya.

“Gotong royong budaya ini penting. Dengan partisipasi berbagai pihak, anjungan bisa menjadi pusat kegiatan budaya yang hidup dan dinamis,” ucapnya.

Berita Terkait

Aktivitas Panen di Kebun Sawit Sitaan Kejagung Dipersoalkan, DPRD dan APH Didesak Usut Aliran Hasil Produksi
Patroli Bersenjata di Kebun Sawit Sitaan Negara Dipertanyakan, Warga Soroti Aktivitas Panen yang Masih Berjalan
Imam Wahyudi Tuntaskan Perjuangan 3 Tahun, Perda WPR-IPR Resmi Disahkan untuk Lindungi Penambang Rakyat Babel
Sekjen Demokrat Konsolidasi di Pangkalpinang, DPC Terima Bantuan Laptop
32 Tim Bertarung di Turnamen E-Sport Mobile Legends Road to Kapolri Cup 2026 Polres OKI
Ustadz Zuhri: Babel Daerah Tambang, Pembangunan Harus Berwawasan Lingkungan
PWI Bangka Tengah Gelar Silaturahmi Pasca Konferkab II, Bahas Program Kerja dan Struktur Kepengurusan
Imam Wahyudi: Penguatan Ranting Jadi Kunci Konsolidasi PDI Perjuangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:09 WIB

Aktivitas Panen di Kebun Sawit Sitaan Kejagung Dipersoalkan, DPRD dan APH Didesak Usut Aliran Hasil Produksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:06 WIB

Patroli Bersenjata di Kebun Sawit Sitaan Negara Dipertanyakan, Warga Soroti Aktivitas Panen yang Masih Berjalan

Senin, 22 Juni 2026 - 21:05 WIB

Imam Wahyudi Tuntaskan Perjuangan 3 Tahun, Perda WPR-IPR Resmi Disahkan untuk Lindungi Penambang Rakyat Babel

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:05 WIB

Sekjen Demokrat Konsolidasi di Pangkalpinang, DPC Terima Bantuan Laptop

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:08 WIB

32 Tim Bertarung di Turnamen E-Sport Mobile Legends Road to Kapolri Cup 2026 Polres OKI

Berita Terbaru