OGAN ILIR,Inewsnusantara.com- Pengendara merasa was-was melintasi jembatan penghubung Desa Tanjung Seteko dan Sakatiga di Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir.
Pasalnya oprit jembatan tersebut ada yang ambles hingga menghasilkan lubang menganga dengan lebar sekitar 1,5 meter.
Menurut warga, oprit jembatan ambles sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.
“Sudah lama ini, sekitar beberapa bulan begitu,” kata seorang warga Tanjung Seteko bernama Hakim Rifai, Minggu (2/2/2025).
Diduga oprit jembatan ambles karena tanah pondasi jembatan tergerus air sungai.
Apalagi saat ini memasuki musim hujan di mana arus sungai semakin deras.
“Lubang ini bahaya sekali. Kalau tidak hati-hati, kendaraan bisa langsung nyebur ke sungai,” ujar Hakim.
Warga sekitar jembatan telah memasang patok darurat berupa kayu yang dilintangkan dekat lubang.
Namun menurut Hakim, patok tersebut tak cukup untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, seperti kecelakaan.
“Tidak ada cara lain. Harus segera diperbaiki lubang di jembatan tersebut,” ucap Hakim.
Terkait oprit jembatan yang ambles, wartawan media ini telah berupaya meminta konfirmasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir.
Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, H. Ruslan belum memberikan tanggapan.(Mat)













