Narulita : Pasien Bolak-Balik Rujukan Itu Bahaya

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka Belitung, inewsnusantara.com – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dari Komisi IV, Narulita, menyoroti serius persoalan layanan kesehatan di daerah. Menurutnya, kondisi fasilitas kesehatan yang belum memadai membuat pasien, khususnya penderita penyakit kronis, terancam keselamatan akibat proses rujukan berlapis.

“Di Belinyu itu tidak ada rumah sakit besar. Yang ada hanya RS Eko Maulana Ali. Kalau rumah sakit itu tidak segera dibenahi, masyarakat harus dirujuk lagi ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat. Jaraknya cukup jauh, apalagi kalau pasien sakit jantung, sangat berbahaya,” ujarnya.

Ia menilai, fasilitas yang tidak lengkap, gedung yang belum diperbaiki, hingga sistem rujukan yang berbelit membuat pasien harus berpindah-pindah kendaraan. “Ini sangat berisiko bagi penyakit tertentu,” tegasnya.

Baca Juga :  Densus 88 Babel Libatkan Media dan Sekolah untuk Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Remaja

Tak hanya rumah sakit pemerintah, Narulita juga menyoroti pelayanan rumah sakit swasta di Babel. Ia bahkan menyampaikan pengalamannya pribadi saat mendampingi orang tuanya berobat di RS Siloam Pangkalpinang.

“Pelayanan publik di rumah sakit swasta juga belum maksimal. Saya sendiri tidak menggunakan BPJS, tapi berobat umum. Meski begitu, administrasi dan birokrasi tetap rumit. Jadi bukan hanya rumah sakit pemerintah, swasta pun belum memberikan pelayanan yang memuaskan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya, Satgas Pangan Polri Perketat Pengawasan Harga dan Pangan Berbahaya di Lubuk Linggau

Lebih lanjut, Narulita juga mempertanyakan status klaim BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Provinsi Babel. “RS Provinsi itu sudah kelas B, tapi saya mau tanyakan, klaim BPJS di sana masih kelas C atau sudah disesuaikan? Ini penting agar masyarakat benar-benar mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sesuai standar,” katanya.

Narulita menegaskan, persoalan kesehatan ini harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat tidak lagi dirugikan akibat lemahnya fasilitas dan pelayanan publik di sektor kesehatan terutama di Provinsi Bangka Belitung.

Berita Terkait

Kepala SMKN 1 Kelapa dan Ustaz Zuhri Bersinergi, Revitalisasi Tiga Gedung Dukung Kompetensi Siswa
Sinergi Emas Ustadz Zuhri dan Kacabdin Wilayah IV, Hadirkan Bantuan Revitalisasi Tiga Gedung SMKN 1 Kelapa
Ustad Zuhri Apresiasi Revitalisasi SMKN 1 Kelapa, Dorong Pemerataan Pendidikan di Babel
Tutup Pelatihan TMT di SMKN 1 Kelapa, Ustad Zuhri Dorong Budidaya Kopi Jadi Peluang Ekonomi Baru Babel
KPU Bangka Tengah Rumuskan Standar Layanan PPID, Supendi: Excellent Service Bukan Sekadar Lip Service
Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan
Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas
Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Kepala SMKN 1 Kelapa dan Ustaz Zuhri Bersinergi, Revitalisasi Tiga Gedung Dukung Kompetensi Siswa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi Emas Ustadz Zuhri dan Kacabdin Wilayah IV, Hadirkan Bantuan Revitalisasi Tiga Gedung SMKN 1 Kelapa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Ustad Zuhri Apresiasi Revitalisasi SMKN 1 Kelapa, Dorong Pemerataan Pendidikan di Babel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Tutup Pelatihan TMT di SMKN 1 Kelapa, Ustad Zuhri Dorong Budidaya Kopi Jadi Peluang Ekonomi Baru Babel

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan

Berita Terbaru