Kembali Kecelakaan Speedboat Wisata di Ogan Ilir, Semboyan DAK BASAH DAK BAYO Berujung Apes

- Redaksi

Rabu, 2 April 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Insiden kecelakaan speedboat kembali terjadi di Ogan Ilir tepatnya wilayah Desa Lubuk Sakti, Kecamatan Indralaya, pada Selasa (1/4/2025) petang.

Informasi yang dihimpun, speedboat diduga bermanuver saat melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tersangkut di rerumputan air dan terbalik.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sehari sebelumnya pada Senin (31/3/2025) lalu, kecelakaan speedboat wisata juga terjadi di wilayah Desa Tebing Gerinting, Kecamatan Indralaya Selatan.

Aparat gabungan TNI, Polri dan BPBD sebelumnya telah memberi peringatan pascainsiden pertama.

Namun menurut Kapolsek Indralaya AKP Junardi, pengelola speedboat kucing-kucingan dengan aparat.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Ketua PKK Palembang, Dewi Sastrani Fokus Benahi Posyandu dan UMKM

“Saat petugas datang, semua tertib. Namun saat ditinggal, mulai manuver lagi saat mengoperasikan speedboat,” kata Junardi saat dihubungi wartawan, Rabu (2/4/2025).

Diungkapkannya, ada istilah “dak basah dak bayo” yang berarti tidak basah, tidak bayar.

Istilah ini merujuk pada pengemudi speedboat wisata yang berusaha agar penumpangnya mendapat pengalaman tak terlupakan saat naik speedboat yang bermanuver.

“Sehingga karena manuver itulah, penumpang speedboat sampai basah kecipratan air. Jadi kalau tidak basah, tidak usah bayar. Hiburan yang membahayakan keselamatan,” ujar Junardi.

Baca Juga :  Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke 79, Sekda Aprizal Apresiasi Kinerja Polri

Polisi pun mengambil langkah tegas dengan menangguhkan izin operasional dua speedboat yang terlibat kecelakaan.

“Yang tidak patuh keselamatan, maka ditangguhkan (izinnya). Karena sudah ada surat pernyataan sebelumnya yang disepakati,” terang Junardi.

Sementara puluhan speedboat lainnya diminta untuk menyediakan perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan ban.

Serang speedboat juga harus orang yang paham dengan kendaraannya dan dilarang bermanuver di air.

“Kalau speedboat melaju normal, Insya Allah tidak terjadi (kecelakaan). Jangan hanya karena ingin bersenang-senang, sehingga mengabaikan keselamatan,” kata Junardi mengingatkan.  (Mat)

Berita Terkait

Warga Mangsang Desak Mabes Polri
Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Berita Terbaru

Palembang

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Senin, 27 Jul 2026 - 18:38 WIB

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB