Kakek Romzi Warga Miskin di Ogan Ilir yang Tempati Rumah Reot Meninggal Dunia

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com- Sempat viral karena mengalami sakit keras dan tinggal di rumah nyaris ambruk, kakek Romzi dikabarkan meninggal dunia.

Romzi, pria 70 tahun tersebut merupakan warga Desa Sejangko di Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir.

Kabar meninggalnya Romzi disampaikan Lili, seorang warga yang menggalang dana untuk membantu pria tua tersebut.

“Kakek Romzi meninggal dunia sekitar jam 1 siang tadi,” kata Lili saat dihubungi wartawan, Rabu (22/1/2025).

Romzi sebelumnya sempat dirawat di RSUD Ogan Ilir di Tanjung Senai, Indralaya.

“Almarhum sebelumnya sudah pulang ke rumah setelah dirawat di rumah sakit. Sekarang jenazah disemayamkan di rumah duka,” ujar Lili.

Diketahui, Romzi menderita sakit paru-paru dan tubuhnya sangat kurus.

Baca Juga :  Oprit Jembatan di Kandis Ogan Ilir Tergerus Sungai Hingga Terancam Ambruk, Lalu Lintas Kendaraan Dialihkan

Pria tua tersebut tinggal di sebuah rumah panggung kayu yang tak besar dan bangunannya nyaris ambruk.

Mengetahui kondisi Romzi, pada awal Januari lalu Lili membuka donasi yang diumumkan lewat unggahan media sosial miliknya.

“Saya posting di Facebook, silakan kalau ada yang mau donasi. Itu murni niat saya ingin membantu,” tutur ibu rumah ini.

Dalam waktu 24 jam setelah unggahan di medsos pada hari Senin (6/1/2025) lalu itu, donasi yang masuk ke rekening Lili mencapai Rp 3 juta.

Dia lalu membelanjakan sebagian kecil uang tersebut untuk kebutuhan sembako keluarga Romzi.

“Rp 300 ribu untuk beli sembako. Rp 2,7 juta diserahkan ke keluarga Kakek Romzi,” ungkap Lili.

Baca Juga :  5 Unit MCK TMMD Ke-128 Kodim Rampung 100 Persen, Warga Desa Pematang Sukatani Sambut Haru dan Bangga

Setelah mendapat bantuan dari para donatur, Romzi dibawa ke RSUD Ogan Ilir untuk menjalani perawatan intensif.

Menurut Lili, meski pengobatan Romzi menggunakan BPJS, namum keluarga pria tersebut membutuhkan biaya untuk ongkos dan makan selama di rumah sakit.

“Setelah yang Rp 3 juta itu, ada lagi masuk donasi. Saya pastikan, uang dari donatur tidak saya gunakan sepeser pun dan murni untuk membantu Kakek Romzi,” kata Lili menegaskan.

Kini setelah sosok yang dibantunya itu telaj tiada, Lili mengaku sangat berduka.

“Kami senang sudah turut membantu Kakek Romzi. Tapi setelah almarhum meninggal dunia, rasanya sedih sekali, kehilangan sekali,” kata dia. (mat)

Berita Terkait

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.
Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”
Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa
Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda
Warga Mangsang Desak Mabes Polri
Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:28 WIB

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:28 WIB