PAGARALAM,inewsnusantara.com,-Desa Wisata Gunung Dempo segera meluncurkan program Bank Sampah hasil kolaborasi Pemkot Pagar Alam, PTPN 1 Regional 7, dan Pokdarwis. Program ini diharapkan menjaga kebersihan kawasan wisata sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi warga.
Pagaralam- Desa Wisata Gunung Dempo (DWGD) bersiap meluncurkan program Bank Sampah sebagai langkah nyata menjaga kebersihan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Program ini merupakan hasil kolaborasi hijau antara Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Lingkungan Hidup, PTPN 1 Regional 7, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).Rabu 20 Agustus 2025.
Ketua Desa Wisata Gunung Dempo, Wawan Alamsyah SH, menegaskan bahwa Bank Sampah menjadi salah satu strategi utama dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.
“Program Bank Sampah ini adalah langkah nyata menjaga keindahan Gunung Dempo sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” ujarnya.
Gunung Dempo sebagai destinasi favorit wisatawan kerap menghadapi persoalan sampah, terutama plastik sekali pakai. Dengan adanya Bank Sampah, masyarakat dan pedagang di kawasan wisata diajak aktif mengumpulkan sampah yang mereka hasilkan maupun temukan. Nantinya, sampah tersebut dapat ditukar menjadi tabungan uang atau sembako yang bernilai ekonomis.
Sebanyak 16 desa dan 2 kelurahan di kawasan wisata akan dilibatkan langsung dalam pengelolaan Bank Sampah. Sistem ini diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong warga dalam merawat kawasan wisata.
Lebih lanjut, Wawan menyebut program ini dirancang agar Desa Wisata Gunung Dempo menjadi contoh destinasi pariwisata berkelanjutan.
“Harapan kami, Bank Sampah bisa menjadi model bagi daerah lain dalam menggabungkan kebersihan, ekonomi, dan pariwisata berwawasan lingkungan,” tutupnya.(**)













