Budidaya Semangka Impor Dari Cina di Lahan Seluas 1 Hektare, Prediksi Sekali Panen Mencapai 24 Ton

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN, inewsnusantara.com,-Peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa mulai nampak. Salah satunya adalah Bumdes Bukit Mandi Angin Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin.

Bumdes Bukit Mandi Angin Desa
Meranti tersebut belakangan ini mulai tekun membudidayakan semangka Prime 1693 yang di impor dari Cina, dan telah diprediksi memperoleh omzet mencapai ratusan juta rupiah.

Alasan Bumdes Bukit Mandi
Angin Desa Meranti membudidaya semangka Prime 1693 impor dari Cina karena melihat kualitas buah berwarna merah dan sangat baik dikembangkan di Desa Meranti.

“Kami melihat potensinya bagus,
dan tanahnya juga bagus. Sehingga
kami mencoba melakukan budaya semangka Prime 1693 yang di impor
dari Cina,” kata Kades Meranti Paidun SPd, saat ditemui media ini di kantor desa setempat, Selasa (17/6).

Dijelaskan Paidun, Modal awal bibit 5.000 bibit terbentang di areal tanah perkebunan milik desa dengan luas 1 hektare, dan hasil setelah dipanen di prediksi tembus 24 ton buah semangka segar.

“Prediksi sekali panen mencapai 24 ton dan begitu panen, langsung dipasarkan melalui agen,” terangnya.

Sementara itu, Direktur BUMDes Bukit Mandi Angin Desa Meranti Budianto, menuturkan Untuk saat ini, Bumdes Bukit Mandi Angin menanam semangka di atas lahan seluas 1 hektare dengan jumlah bibit sekitar 5.000 ribu bibit dengan potensi 24 ton buah semangka dalam sekali panen.

Baca Juga :  Dukung Ops Senpi 2025, Kades Sidomulyo 20 Serahkan Satu Pucuk Senpira Ke Polsek Muara Padang

“Kedepannya kami akan terus mengembangkan Bumdes Bukit
Mandi Angin disektor pertanian,
untuk selanjutnya sesuai cuaca dan
yang pasti perkebunan semangka ini akan berkelanjutan selama 1 tahun,”ungkapnya.

Dikatakan Budi, menanam semangka membutuhkan beberapa tahapan penting, mulai dari persiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga pemanenan.

Langkah-langkah umum dalam
berkebun semangka lanjutnya, seperti, membersihkan dan menggemburkan Tanah, bersihkan lahan dari rumput liar dan batu-batuan, lalu gemburkan tanah sedalam 30 cm.

Membuat Bedengan dimana bedengan dibuat dengan lebar sekitar 1 meter, tinggi sekitar 30 cm, dan jarak antar bedengan 50 cm. Menutupi Bedengan dengan Mulsa Plastik. Mulsa plastik membantu menjaga kelembapan tanah dan mengurangi pertumbuhan rumput liar.

Kemudian, Pembibitan, Pilih benih
yang berkualitas tinggi dari sumber terpercaya, Media tanam harus gembur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik.

“Rendam biji semangka dalam air
hangat selama 24 jam untuk mempercepat perkecambahan, lalu semai di media tanam yang telah disiapkan,” terangnya.

Penanaman: Buat lubang tanam dengan kedalaman 10-15 cm dan jarak sekitar 60 cm. Keluarkan bibit dari wadah semai dengan hati-hati, masukkan ke dalam lubang tanam, tutup dengan tanah, dan siram dengan air secukupnya.

Perawatan: Siram tanaman secara rutin, sekitar 3-4 hari sekali, terutama saat musim kemarau. Berikan pupuk NPK dengan perbandingan 15:15:15 secara rutin, sesuai dosis yang dianjurkan. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara dini dengan menggunakan insektisida atau fungisida yang sesuai.

Baca Juga :  Greget, PS Palembang Ditahan Imbang Porsiba Tanjung Enim

Penyerbukan Buatan: Jika perlu, lakukan penyerbukan buatan dengan ini k menyebarkan serbuk sari dari bunga jantan ke bunga betina. Semangka siap dipanen setelah sekitar 80-100 hari setelah tanam, tergantung varietasnya.

“Buah semangka yang sudah matang biasanya memiliki kulit yang agak mengeras, suara dentuman saat dipukul, dan daun tanaman mulai menguning,” ujarnya.

Pilihlah varietas semangka yang sesuai dengan kondisi iklim dan lahan yang Anda miliki. Pastikan tanaman mendapatkan cukup sinar matahari.

“Lakukan penjarangan buah agar semangka yang tumbuh memiliki kualitas yang baik. Pembalikan buah juga dapat dilakukan untuk membantu mempercepat pematangan buah,” tutupnya.

Apresiasi datang dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Meranti, apresiasi itu diungkapkan langsung oleh Ketua BPD Desa
Meranti Juma’ani,

ia sangat mengapresiasi kinerja pemerintahan Desa Meranti melalui BUMDes Bukit Mandi Angin yang telah merealisasikan usaha dibidang pertanian dengan perkebunan semangka yang melibatkan langsung warga Desa Meranti.

“Ya, kalau bisa Usaha BUMDes Bukit
Mandi Angin ini bukan hanya dibidang pertanian saja, saya lihat di Desa Meranti sangat potensi juga untuk budi daya pemeliharaan ikan, baik pembibitan maupun pembesaran. (Adm).

Berita Terkait

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto Kunjungi Kajari OKI, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto Silahturahmi ke Kodim 0402/OKI, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:49 WIB

Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB