Bangka Belitung di Garis Rawan Narkotika, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto Tekankan Strategi Laut, Intelijen, dan Perlindungan Anak

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka Belitung, INC,. – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadapi tantangan serius dalam pemberantasan narkotika akibat karakter geografisnya yang terbuka dan didominasi perairan. Kondisi ini membuat wilayah tersebut strategis sekaligus rawan menjadi jalur masuk dan transit penyelundupan melalui pelabuhan tidak resmi dan jalur tikus.

 

Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. menegaskan bahwa selain faktor geografis, dinamika sosial ekonomi dari aktivitas pertambangan timah turut meningkatkan daya beli masyarakat yang berpotensi memicu kerawanan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan pekerja. Karena itu, penguatan pengawasan wilayah perairan dan intelijen lokal menjadi keharusan mutlak.

 

Secara global, ancaman narkotika terus meningkat. Data menunjukkan ratusan juta orang di dunia terjerat penyalahgunaan, sementara di Indonesia angkanya mencapai sekitar 4,1 juta jiwa usia produktif. Kondisi ini diperparah dengan munculnya ribuan jenis zat psikoaktif baru yang terus berkembang, sebagian di antaranya bahkan belum sepenuhnya terjangkau regulasi.

Baca Juga :  7 Peserta Lolos Grand Final GDI Adiwarta

 

BNN juga mengungkap fenomena baru peredaran narkotika melalui cairan rokok elektrik atau vape. Dari ratusan sampel yang diuji, ditemukan kandungan zat berbahaya seperti sintetis cannabinoid, sabu, hingga etomidate. Pemerintah pun telah menetapkan etomidate sebagai narkotika golongan dua untuk memperkuat penindakan hukum.

 

Sebagai langkah jangka panjang, BNN mengedepankan program Ananda Bersinar, yakni upaya membangun ketahanan generasi sejak usia dini melalui edukasi dan intervensi terhadap anak-anak. Program ini dinilai penting karena sindikat kini menyasar kelompok usia muda dengan berbagai modus yang semakin halus.

Baca Juga :  BECAK BABEL Kembali Menerapkan Program Qurban Tanpa Sampah Plastik

 

Dalam internal kelembagaan, Suyudi Ario menekankan pentingnya soliditas, sinergi lintas bidang, dan semangat pengabdian. Ia menyebut pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi antara penegakan hukum, pencegahan, dan rehabilitasi.

 

BNN juga mendorong kolaborasi multipihak serta, inovasi layanan seperti tele-rehabilitasi dan program rehabilitasi keliling guna menjangkau masyarakat secara lebih luas.

 

Di akhir pernyataannya, Suyudi Ario mengingatkan seluruh jajaran BNN di Bangka Belitung untuk menjaga integritas dan komitmen. Ia menegaskan bahwa setiap upaya penyitaan narkotika dan pemulihan korban adalah bentuk pengabdian tertinggi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang bersih dari narkoba.

Berita Terkait

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, Tinjau Rehabilitasi Berbasis Religi di Bangka Belitung
TMMD OKI Wujudkan Senyum Bahagia Masyarakat
Bangka Belitung di Garis Rawan Narkotika, Kepala BNN RI Marthinus Hukom Tekankan Strategi Laut, Intelijen, dan Perlindungan Anak
Kepala BNN RI Marthinus Hukom, Tinjau Rehabilitasi Berbasis Religi di Bangka Belitung
Melalui TMMD Wujudkan Asa dan Harapan Masyarakat
Investasi Masuk RI Capai Rp 498,8 T di Triwulan I 2026, Buka 706 Ribu Lapangan Kerja
Realisasi Investasi Hilirisasi Capai Rp 147,5 T di Triwulan I 2026, Tumbuh 8,2%
Hidayat Arsani Tegaskan Reforma Agraria Kunci Keadilan Sosial, Plt Asisten I Pemkot Ikut Hadir

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 04:32 WIB

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, Tinjau Rehabilitasi Berbasis Religi di Bangka Belitung

Jumat, 24 April 2026 - 04:30 WIB

Bangka Belitung di Garis Rawan Narkotika, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto Tekankan Strategi Laut, Intelijen, dan Perlindungan Anak

Kamis, 23 April 2026 - 22:32 WIB

TMMD OKI Wujudkan Senyum Bahagia Masyarakat

Kamis, 23 April 2026 - 20:45 WIB

Bangka Belitung di Garis Rawan Narkotika, Kepala BNN RI Marthinus Hukom Tekankan Strategi Laut, Intelijen, dan Perlindungan Anak

Kamis, 23 April 2026 - 20:41 WIB

Kepala BNN RI Marthinus Hukom, Tinjau Rehabilitasi Berbasis Religi di Bangka Belitung

Berita Terbaru

Daerah

TMMD OKI Wujudkan Senyum Bahagia Masyarakat

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:32 WIB