Kominfo OKI Akui Terima Laporan Oknum Camat Lakukan Pelecehan

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara.com– Kisruh dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum camat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terhadap siswi magang SMKN, SF (18), terus bergulir. Peristiwa itu diduga terjadi di rumah dinas camat pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Oknum camat Berinisial GH bersitegas akan memburu pihak pertama yang melaporkan tuduhan ini melalui aplikasi ‘Lapor Bup’ serta pihak yang menyebarluaskan informasi tersebut. GH beralasan laporan yang beredar tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Ini bukan karena saya sebagai camat, ini karena nama baik keluarga. Sampai mati akan kami bersihkan. Ini sudah menjadi kesepakatan keluarga bahwa kami akan membawa ke ranah hukum siapa pun yang melaporkan ke Lapor Bup dan menyebarkannya tanpa mengonfirmasi kebenarannya,” kata GH saat dihubungi wartawan melalui telepon selasa (23/9)

Baca Juga :  Tito Karnavian Puji Ratu Dewa, Berhasil Percantik Kambang Iwak

Lebih lanjut, GH mengklaim bahwa tuduhan terhadap dirinya telah dibantah oleh orang tua SF. Ia menyebut laporan tersebut palsu dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

“Kami kemarin sudah ke Inspektorat untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Kami juga menyampaikan beban moral yang kini ditanggung keluarga kami. Selanjutnya, kami akan melanjutkan proses hukum terhadap pelaku penyebaran kabar tersebut,” tandasnya.

Sayangnya, ketika awak media berupaya mengonfirmasi kemungkinan adanya jalan damai, sambungan telepon dengan GH mendadak terputus. Walhasil, keterangan dari pihak camat hanya terbatas pada pernyataan singkat di atas.

Baca Juga :  Polres OKI Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Kayuagung, Dua Pelaku Diamankan Kurang dari 24 Jam

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) OKI, Adi Yanto, membenarkan bahwa laporan tersebut benar adanya dan telah diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Benar, laporan itu memang ada. Kami teruskan ke Inspektorat untuk ditindaklanjuti. Oknum camat berinisial GH juga sudah dipanggil oleh pihak Inspektorat untuk klarifikasi. Karena laporan tersebut menampilkan foto yang diduga korban, kami menjaga privasi dengan tidak mempublikasikan identitas korban,” ungkap Adi Yanto. (forjubes)

Berita Terkait

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:45 WIB

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Berita Terbaru

Daerah

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:45 WIB