BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Berbagai upaya terus dilakukan oleh Polres Banyuasin untuk menyelamatkan generasi muda di Kabupaten Banyuasin dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Salah satunya dengan melakukan sosialisasi pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.
Sosialisasi tersebut di gelar oleh Sat Resnarkoba Polres Banyuasin di SMAN 1 Banyuasin III, Senin (25/8).
Kegiatan dimulai dengan menjadi Pembina Upacara pada pagi hari, yang kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya laten narkotika. Acara yang berlangsung pukul 07.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh siswa dan sejumlah guru sekolah setempat.
Kapolres Banyuasin melalui Kasat Res Narkoba menyampaikan bahwa Satuan Reserse Narkoba Polres Banyuasin terus menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkotika dengan menyasar generasi muda, khususnya pelajar.
Upaya pencegahan sejak dini adalah kunci utama untuk melindungi masa depan generasi bangsa dari ancaman narkoba. “Pelajar adalah aset bangsa yang harus kita jaga,” ujarnya kepada wartawan disela – sela kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, Polres Banyuasin akan terus melakukan sosialisasi dalam upaya pencegahan merebaknya narkoba di kalangan masyarakat. Dan Kabupaten Banyuasin harus zero Narkoba.
“Kepolisian khususnya Polres Banyuasin akan terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyalahgunaan sejak dini,” katanya.
Ia menuturkan, dalam giat sosialisasi tersebut kepolisian memberikan materi antara lain jenis dan penggolongan Narkotika, Psikotropika dan bahan berbahaya/minuman beralkohol.
Edukasi terkait dampak penyalahgunaan Narkoba bagi diri sendiri keluarga dan Lingkungan juga menjadi pokok bahasan yang utama untuk diketahui masyarakat.
*Peran masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika juga diharapkan dapat membantu memberikan pemahaman kepada pelajar,” ujarnya.
Ia berharap, seluruh lapisan masyarakat untuk menyatukan tekad memberantas penyakit masyarakat. Bila menemukan di sekeliling kita pengguna narkoba atau ada yang coba-coba, maka diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas maupun Call Center 110.
Penanggulangan terhadap bahaya narkoba merupakan tanggung jawab bersama dari pemerintah, masyarakat maupun aparat penegak hukum. Setiap lapisan masyarakat mempunyai kewajiban untuk mampu deteksi awal akan bahaya narkoba.
“Kepolisian berharap, pelajar dapat mengetahui dan mengerti akan bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga sejak dini sehingga dapat dihindari,” imbuhnya.
Dalam penyuluhan tersebut, Iptu Febri Muryanto S.Psi MSi beserta tim menyampaikan tiga materi utama. Pertama, penanaman nilai-nilai kejujuran baik di rumah, dalam pergaulan, maupun di lingkungan sekolah.
Kedua, memberikan pengetahuan mendalam tentang kejahatan narkotika yang kerap melibatkan dan menyasar pelajar. Ketiga, mendorong siswa untuk berani tampil dalam hal-hal positif dan berprestasi sebagai bentuk perlawanan terhadap narkoba.
Kepala SMAN 1 Banyuasin III Dra Hj. Revina, menyambut baik inisiatif dan kegiatan yang digagas oleh Sat ResNarkoba Polres Banyuasin.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Polres Banyuasin terhadap siswa-siswi kami. Sosialisasi seperti ini sangat penting untuk membentengi mereka dari pengaruh buruk narkoba,” katanya.
Ia berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba dan kondusif untuk belajar.
Kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan antusias ini diharapkan dapat meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa, sehingga mereka tidak hanya paham tetapi juga mampu menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. (Adm).













