UGD 24 Jam Puskesmas Kutaraya Hanya Pamflet Pencitraan

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara.com– UGD “24 Jam” yang terpampang di papan nama Puskesmas Kutaraya Kayuagung OKI, ternyata hanya pamflet pencitraan belaka.

‎Faktanya, saat warga membutuhkan pertolongan, puskesmas itu kosong melompong dan tak ada petugas medis yang siaga.

‎Kondisi yang memprihatinkan itu dialami warga Kelurahan Kedaton yang butuh pertolongan saat anggota keluarganya perlu penanganan medis pada Minggu  (3/8/2025) sore hari di Puskesmas Kutaraya tersebut.

‎Sopiah, warga Kedaton, kepada media ini, menuturkan, sekitar pukul 15.37 WIB sore hari membawa anaknya yang sedang sakit ke UGD Puskesmas dengan harapan mendapatkan penanganan segera.

‎Namun yang mereka temukan justru sebaliknya pagar terkunci, pintu ruangan semuanya tertutup dan tidak ada satu pun petugas yang terlihat.

‎”Tak ada kehidupan. Seperti bangunan kosong. Seperti museum pelayanan kesehatan yang sudah ditinggalkan semangat kemanusiaannya,” katanya  dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Sie Propam dan Sat Intelkam Polres Ogan Ilir Gelar Wawancara Tokoh Masyarakat Terkait Reformasi Polri

‎Ia menyebut bahwa tidak adanya pelayanan dari sore hingga tengah malam bukan hanya soal buruknya manajemen, tapi sudah masuk kategori pembohongan publik.

‎”Tulisan 24 jam itu bukan lagi komitmen, tapi hanya dekorasi kosong. Ini bentuk penyesatan terhadap masyarakat,” tegasnya.

‎Ia menambahkan bahwa petugas piket yang seharusnya berjaga justru tidak terlihat. Ia mempertanyakan tanggung jawab dan integritas layanan kesehatan di fasilitas publik yang seharusnya menjadi garda terdepan saat warga membutuhkan pertolongan mendesak.

‎”Kalau memang tidak mampu memberikan pelayanan 24 jam, jangan pasang slogan 24 jam. Ini bukan soal branding, ini soal nyawa dan kepercayaan rakyat,” tegasnya lagi.

‎Saat dikonfirmasi, Kepala Puskemas Kutaraya Muherli mengatakan, bahwa puskesmas yang dipimpinnya adalah puskesmas non rawat inap, jadi kami tidak buka 24 jam.

Baca Juga :  Dua Tahun Tak Digunakan, Musholla Nur Hidayah Kini Rampung 100 Persen

‎”Dan jam kerja kami kalau hari Minggu itu libur,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Fakta lebih mengejutkan, ketika awak media mencoba mendatangi kembali puskesmas untuk mendapatkan pernyataan resmi dari kepala puskesmas.

Namun, saat didepan gerbang justru mendapati neon box yang sebelumnya bertuliskan UGD 24 jam sudah ditutupi lakban hitam.

‎Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap pengawasan dan evaluasi sistem pelayanan kesehatan, khususnya pada puskesmas yang seolah-olah mengklaim siap melayani tanpa batas waktu.

Bukankah jika puskesmas yang sudah UGD 24 jam harus membuka pelayanan setiap hari termasuk hari libur dan cuti bersama jika tidak artinya telah menyalahi aturan standar pelayanan kesehatan. (Tim)

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB