BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Pemerintah Desa (Pemdes) Biyuku, Kecamatan Suak Tapeh menggelar Musyawarah Pra Musrenbangdes elektronic Human Development Worker (eHDW).
Musyawarah Pra Musrenbangdes ini untuk membahas dan menyepakati berbagai hal terkait pembangunan
desa, termasuk penggunaan aplikasi eHDW, Jum’at (11/7).
Acara yang berlangsung di Kantor
Desa Biyuku tersebut dibuka langsung oleh Kades Biyuku Pandi Hardiansyah dan dihadiri Ketua BPD Biyuku Hosadi, Pendamping Desa Suak Tapeh Febri Wansyah ST, PLD Desa Biyuku M Yusuf dan para Kader.
Kades Biyuku Pandi Hardiansyah,
dalam sambutannya mengatakan, Bahwa Pra Musrenbangdes ini merupakan forum tertinggi di desa
untuk mengambil keputusan terkait program dan kegiatan yang akan
dibiayai oleh Dana Desa serta usulan
ke tingkat kabupaten.
Ia menuturkan, e-HDW merupakan aplikasi berbasis android yang digunakan oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk mendata, memantau, dan melaporkan data sasaran rumah tangga terkait pencegahan stunting di desa.
“Forum tertinggi di desa tempat warga dan perangkat desa berkumpul untuk membahas berbagai isu pembangunan desa, termasuk penggunaan aplikasi
e-HDW,” ujar Pandi Hardiansyah.
Ia menerangkan, tujuan dari Pra Musrenbangdes ini untuk menyepakati arah kebijakan pembangunan desa, program dan kegiatan prioritas yang akan didanai oleh Dana Desa, serta usulan yang akan diajukan ke tingkat kabupaten.
“Keterkaitan eHDW, dalam konteks musyawarah desa, eHDW menjadi
salah satu alat yang dibahas untuk mendukung upaya pencegahan
stunting dan perbaikan gizi di desa,” ungkapnya.
Pandi juga menyebut, Kader Pembangunan Manusia (KPM) adalah pihak yang menggunakan aplikasi eHDW untuk memantau dan mendukung intervensi gizi pada keluarga dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Dengan demikian, Pra Musrenbangdes yang digelar oleh Pemdes Biyuku ini melibatkan pembahasan mengenai eHDW sebagai alat untuk memantau dan mendukung program pencegahan stunting di desa,” tutupnya. (Adm)













