Gandeng Perumda Tirta Musi, PMI Dorong Gerakan Donor Darah Massal di Palembang

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, inewsnusantara.com– Guna mengatasi kurangnya stok darah di Kota Palembang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang bersama Perumda Tirta Musi lakukan

penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama dalam rangka menggerakkan kegiatan donor darah secara rutin.

Diketahui, bahwa MoU tersebut menjadi langkah awal untuk membangun budaya donor darah di kalangan pegawai BUMD dan masyarakat umum.

Hal tersebut juga disambut apresiasi oleh Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si, yang juga hadir dalam agenda penandatanganan.

Dikatakan Ratu Dewa, langkah PDAM Tirta Musi sebagai pionir tersebut patut dicontoh oleh BUMD maupun instansi Pemerintah lainnya.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Banyuasin Ungkap Kasus Curas, Tiga Tersangka Diamankan

“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi MoU ini. Ini adalah langkah konkret pasca pelantikan pengurus PMI Palembang. Stok darah ideal menurut WHO untuk kota seperti Palembang adalah 7.000 kantong per bulan, sementara saat ini baru berkisar 3.000–4.000. Maka, gerakan ini harus terus digencarkan, dimulai dari internal Pemkot dan BUMD,” kata Ratu Dewa Senin (05/05/2025).

Sementara itu, Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani menyebut PDAM Tirta Musi sebagai pelopor dalam gerakan kemanusiaan ini.

“Kami sangat mengapresiasi PDAM Tirta Musi sebagai BUMD pertama yang mencetuskan program donor darah bersama PMI. Harapannya, langkah ini dapat diikuti BUMD dan OPD lainnya, agar target 7.000 kantong per bulan bisa tercapai,” jelas Dewi.

Baca Juga :  Upacara Harkitnas di Palembang Teguhkan Semangat Kebangkitan Nasional

Dalam kegiatan ini, tercatat 100 pendonor dari PDAM Tirta Musi telah menyumbangkan darahnya.

PMI Palembang sendiri menjadi rujukan utama seluruh rumah sakit di kota dalam penyediaan kebutuhan darah, termasuk golongan darah langka seperti AB.

Dewi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu mendonorkan darah, karena tidak ada pungutan biaya bagi siapa pun yang membutuhkan darah dari PMI.

“Ini murni kegiatan kemanusiaan. Kami ajak masyarakat untuk ikut serta, karena setetes darah Anda bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 13:32 WIB

Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Berita Terbaru