Gelar Safari Ramadan, Bupati Panca Jawab Keresahan Masyarakat Terkait Dampak Edisiensi Anggaran

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,Inewsnusantara com- Bupati Panca Wijaya Akbar menjawab keresahan masyarakat terkait efisiensi anggaran yang dikhawatirkan berdampak pada program kerakyatan.

Panca menegaskan, efisiensi tak akan mengganggu program Pemkab Ogan Ilir baik dalam pelayanan maupun program pembangunan.

Dijelaskannya, efisiensi anggaran hanya untuk hal-hal yang tak terkait dengan kepentingan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Panca saat menggelar safari Ramadan di Masjid Nurul Islam Desa Ulak Bedil, Kecamatan Indralaya.

“Efisiensi itu tetap berjalan normal. Alhamdulillah tidak berdampak ke yang lain (pelayanan masyarakat),” kata di hadapan masyarakat yang menghadiri safari Ramadan, Senin (17/3/2025) malam

Baca Juga :  Komisi III DPRD Sidak Proyek Pulau Semambu

Panca mencontohkan, efisiensi anggaran seperti pemotongan 10 persen Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Ogan Ilir.

Bahkan menurut Panca, tunjangan dirinya sebagai Bupati Ogan Ilir juga dipotong 10 persen.

Begitu juga dengan tunjangan Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani.

“Bukan hanya OPD, tapi (tunjangan) bupati dan wakil bupati juga saya efisiensikan 10 persen untuk menunjang, menyukseskan (program kerakyatan). Jadi tidak menyinggung kegiatan-kegiatan vital yang ada di masyarakat,” terang Panca.

Baca Juga :  Pengunjung Padati Objek Wisata Danau Biru di Ogan Ilir, Polisi Siaga Patroli Antisipasi Potensi Kecelakaan

“Yang diefisiensi itu tunjangan Pak Sekda,” terangnya lagi sambil menunjuk ke arah Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir H. Muhsin Abdullah yang juga hadir.

Dirinya berpesan kepada masyarakat Ogan Ilir agar tak perlu khawatir karena pelayanan seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur tetap berjalan.

“Nah kalau kegiatan seremoni, FGD (Focus Group Discussion) yang tidak terlalu urgent, semuanya ditiadakan. Program bantuan sosial, pembangunan infrastruktur ya tetap jalan,” jelasnya.(Mat)

Berita Terkait

Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”
Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Pabrik Gula Cinta Manis Mulai Buka Giling, Kebun Tebu Pun Mulai Terbakar
Oknum Kabid Disdik OI Diduga Peras Para Kepsek
Warga Sungai Rambutan Rasakan Manfaat Cek Kesehatan Gratis
Diam Tidak Selalu Emas, Pertamina Kampanyekan Respectful Workplace Ajak Pekerja Untuk Aktif
Pemalak di Simpang Muara Meranjat OI Kembali Beraksi, Pelaku Incar Pemotor dan Pengemudi Truk

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:50 WIB

Pabrik Gula Cinta Manis Mulai Buka Giling, Kebun Tebu Pun Mulai Terbakar

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:07 WIB

Oknum Kabid Disdik OI Diduga Peras Para Kepsek

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:28 WIB