Bupati Askolani Launching Kegiatan Penyelamatan Sumberdaya Perikanan

- Redaksi

Senin, 17 Maret 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Guna penyelamatan Sumberdaya Perikanan yang ada di Sungai wilayah Kabupaten Banyuasin, Bupati Banyuasin Dr H Askolani SH MH bersama Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian SP melaunching Kegiatan Penyelamatan Sumberdaya Perikanan di Dermaga Sungai Rumah Sakit Rivai Abdullah Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Sabtu (15/3)

Didampingi oleh Sekretaris Daerah Banyuasin Ir Erwin Ibrahim ST MM MBA IPU Asean. Eng, Bupati Banyuasin menyampaikan bahwa Launching ini sangat bermanfaat dan memberi dampak yang luar biasa untuk kelestarian sumberdaya perikanan di Sungai Kabupaten Banyuasin khususnya Kecamatan Banyuasin I

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada PT. Pertamina atas sinergi ini dalam upaya bersama menjaga kelestarian sungai dan sumber daya ikan yang ada di Kecamatan Banyuasin I,” ungkapnya.

“Hari ini juga telah saya kukuhkan Kelompok Masyarakat Pengawasan Perikanan (Pokmaswas) Banyuasin I, kelompok ini bertugas untuk mengawasi dan melaporkan jika ada upaya pengambilan ikan secara ilegal. Pokmaswas ini akan kita bentuk juga di semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuasin,”tambahnya.

Diakhir sambutannya, Bupati Askolani mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama, bahu membahu untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan yang ada di sungai-sungai Banyuasin. Tidak melakukan tindakan ilegal dalam mengambil ikan.

Baca Juga :  Banjir Menggenangi Perumahan, Warga Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah

Ada beberapa jenis ikan yang sangat perlu dijaga kelestariannya, salah satu yakni ikan belida yang saat ini sudah langka untuk didapatkan. Mari jaga agar ikan-ikan yang sudah langka tadi tidak sampai musnah. Semoga apa yang dilakukan oleh Pemkab Banyuasin dan PT. Pertamina memberikan manfaat dan mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera Yang Berkelanjutan.

Hal ini pun ditegaskan oleh Perwakilan Manajemen PT. Kilang Pertamina Internasional RU II, Ahmad Adi Suhendra menjelaskan bahwa keberlangsungan sumber daya perikanan di Sumatera Selatan yang semakin menurun jumlah varietasnya, terutama pada ikan Belida yang oleh IUCN Redlist ditetapkan sebagai ikan yang punah dan terancam punah, apalagi masih maraknya praktik ilegal fishing (nyetrum & racun) di Sumsel.

Maka dari itu, perusahaan melakukan proses advokasi bersama Dinas Perikanan Banyuasin untuk melakukan aksi nyata atas maraknya praktik ilegal fishing dan membuat skema rescue ikan Belida dengan menerbitkan SK dan membentuk kelompok masyarakat pengawas perikanan (Pokmaswas) sebagai kontrol sosial.

“Seperti yang disampaikan oleh Bupati Banyuasin tadi, benar bahwa Perusahaan kami bersama Pemkab Banyuasin dan Penyuluh Perikanan telah membentuk satu kelompok masyarakat pengawas perikanan (Pokmaswas) Kelurahan Mariana Ilir,” katanya.

Baca Juga :  Jum'at Berkah, Polres Banyuasin Berikan Makanan Sehat Bergizi Kepada Santri Rumah Tahfiz Yayasan Jumhuriyah

“Yang dikemudian hari bersama-sama akan dibentuk di Kecamatan Banyuasin I sebagai Pilot Project Penyelamatan Sumber Daya Perikanan di Banyuasin. Pokmaswas ini baru dibentuk pertama kali di Banyuasin, didukung oleh mitra binaan TJSL PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju di Kecamatan Banyuasin 1,” tutupnya.

Sementara itu, Kadis Perikanan Banyuasin Dr Ir Septi fitri MM memaparkan upaya penyelamatan sumber daya perikanan dilakukan dengan 3 strategi dengan Pembentukan Masyarakat Pengawas Perikanan yang akan membantu mengawasi sumber daya perikanan dari cara penangkapan ikan secara ilegal, melalui sosialisasi Pemasangan papan larangan tentang sanksi penangkapan ikan secara ilegal dan Penyebaran benih ikan di perairan untuk memulihkan sumber daya ikan yang sudah rusak.

“Sebanyak 85.000 benih ikan akan kita sebar di seluruh sungai di Kabupaten Banyuasin, hari ini ada 4000 benih ikan yang disebar di sungai Kecamatan Banyuasin I. Jadi ini bukan bentuk budi daya tapi pemulihan sumber daya ikan yang ada di Sungai,”jelas Kadis Perikanan Banyuasin.

Turut hadir Direktur RS. Rivai Abdullah, dr. Hendra, Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian Setda Kabupaten Banyuasin dan jajaran PT. Pertamina. (Adm).

Berita Terkait

Kapolres OKI Tegaskan Larangan Penggunaan Vape, Personel Diminta Patuhi Surat Edaran Kapolri*
Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*
Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama
Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita
HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:32 WIB

Kapolres OKI Tegaskan Larangan Penggunaan Vape, Personel Diminta Patuhi Surat Edaran Kapolri*

Minggu, 1 November 2026 - 15:01 WIB

Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Berita Terbaru