Disdik Kota Palembang Akan Olah Ikan Tanpa Tulang

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, inewsnusantara. Com-Makan bergizi gratis bagi anak didik di kota Palembang sudah mulai diberlakukan.

Namun saat menu disajikan justru menuai pro dan kontra karena terdapat ikan patin yang membuat sebagian siswa kesulitan menyantapnya karena takut ketulangan.

Dimana makan bergizi gratis di Palembang hari pertama terdiri atas menu nasi, orek tempe, pentol ikan dan buah pisang.

Kemudian hari kedua dengan menu nasi, ayam goreng, capcay, dan buah semangka.

Di hari ketiga, menu makan bergizi gratis yakni nasi, telur rebus, tempe orek, sayur kacang, dan buah pisang.

Baca Juga :  Pemkab Muba Bakal Gelar Acara Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Muba

Selanjutnya dihari keempat, terpantau di TK Panca Bhakti I Palembang ada nasi, ikan patin saus manis, tumis sawi, tahu dan buah semangka.

Dari 26 anak TK Panca Bhakti I Palembang yang menerima makanan, tercatat sebanyak 15 anak terlihat sulit untuk makan ikan patin.

Banyak di antara mereka mengaku takut dengan tulang ikan yang bisa tersangkut di tenggorokan, sehingga tidak mau memakan ikan tersebut.

Baca Juga :  Dukung Program Tiga Juta Rumah,Disperkimtan Pagar Alam Perbaiki 32 Rumah Tidak Layak Huni

Menyikapi hal tersebut, kepala dinas pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, jika dinas pendidikan sudah melaporkan fakta tersebut ke Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Menu tersebut tiap harinya bervariasi dan telah sesuai dengan angka kecukupan gizi dlm porsinya.

Evaluasi terus berjalan dan mencari pola yang pas buat siswa seperti membuat olahan ikan sehingga tidak ada tulangnya lagi. (red)

Berita Terkait

HAMASS Kembali Desak Kejati Sumsel Usut Oknum Sekdin Dinkes OKI
Kapolres OKI Tegaskan Larangan Penggunaan Vape, Personel Diminta Patuhi Surat Edaran Kapolri*
Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*
Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama
Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:19 WIB

HAMASS Kembali Desak Kejati Sumsel Usut Oknum Sekdin Dinkes OKI

Senin, 2 November 2026 - 14:32 WIB

Kapolres OKI Tegaskan Larangan Penggunaan Vape, Personel Diminta Patuhi Surat Edaran Kapolri*

Minggu, 1 November 2026 - 15:01 WIB

Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Berita Terbaru