Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara. ComDinas Kesehatan (Dinkes) Kab.OKI, Sumatera Selatan ingatkan masyarakat terutama yang memiliki bayi, balita dan lansia untuk lebih berhati-hati saat musim kemarau terlebih saat karhutla melanda seperti saat ini.

Karena usia tersebut sangat rentan terdampak penyakit akibat karhuta.

Apalagi mengingat saat ini sebagian masyarakat Kab. OKI sudah mulai terdampak penyakit akibat karhutla.

Hal itu disampaikan langsung oleh PLT Kadinkes OKI, Alamsyah kepada awak media ini, Selasa (16/09), di ruang kerjanya didamping Kabid Yankes, Eva.

Masyarakat yang terdampak penyakit akibat karhutla ini yakni masyarakat yang berada tidak jauh dari titik lokasi kebakaran seperti di Jejawi, SP. Padang, Cengal, Pampangan, Tulung Selapan, dan Air Sugihan.

Baca Juga :  Empat Pencarian, Koban Yang Diduga Diterkam Buaya di Perairan Teluk Betung Berhasil Ditemukan

“Anak bayi, balita, lansia serta masyarakat yang memiliki penyakit asma biasanya sangat rentan terjangkit” Ujarnya.

Untuk itu diminta hendaknya jangan beraktivitas di luar ruangan terbuka jika tidak ada kepentingan mendesak.

Gunakan masker sesuai anjuran saat keluar rumah serta selalu terapkan prilaku hidup bersih dan sehat setiap hari.

Ada pun penyakit yang rentan dialami diantaranya ispa, batuk, mata perih, demam dan diare.

Sejauh ini Dinkes OKI sudah berkordinasi dengan seluruh pelayanan kesehatan baik itu Puskesmas yang ada agar kiranya selalu siaga akan dampak karhutla.

Baca Juga :  Komitmen Penuh Dalam Menjalankan Tupoksi, Dinkominfo Muba Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas 2025

Dinkes OKI juga telah menyalurkan masker serta obat-obatan yang diperlukan agar ketersediaan obat selalu aman.

Hingga saat ini diakuinya belum ada korban jiwa akibat dampak karhutla yang melanda Kab. OKI masih dalam kategori ringan.

Diminta kepada semua pihak tanpa terkecuali agar kiranya mau menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar hidup selalu sehat terlebih di musim karhutla agar seluruh keluarga terhindar dari penyakit.

Berita Terkait

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Kamis, 17 September 2026 - 10:14 WIB

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Berita Terbaru

Daerah

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:14 WIB

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB