Investasi Masuk RI Capai Rp 498,8 T di Triwulan I 2026, Buka 706 Ribu Lapangan Kerja

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, INC,-23 April 2026 – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada Triwulan I 2026 sebesar Rp 498,8 triliun, meningkat 7,2% secara tahunan (year on year/yoy) dibanding Triwulan I 2025.

 

Secara kuartalan (quarter on quarter/qoq) dibanding Triwulan IV 2025, realisasi investasi tersebut naik 0,4%.

 

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosal Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa realisasi investasi pada Triwulan I 2026 ini menyerap tenaga kerja sebanyak 706.569 orang. Penciptaan lapangan kerja itu tumbuh 18,9% secara tahunan.

 

“Target investasi pada 2026 adalah Rp 2.041,3 triliun. Realisasi investasi pada Triwulan I 2026 kurang lebih 24,4% dari total target investasi pada tahun 2026 yang sebesar Rp 2.041,3 triliun,” kata Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4).

Baca Juga :  Apel Pagi, Wakapolres Banyuasin Tekankan Pentingnya Moto Kapolda Sumsel dan Kedisiplinan Personel

 

Realisasi investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada tiga bulan pertama di 2026 ini nyaris berimbang, yakni PMA sebesar Rp 250,0 triliun atau 50,1% dan PMDN Rp 248,8 triliun atau 49,9%. Keduanya tumbuh masing-masing 8,5% dan 6,0% secara tahunan.

 

Selain itu, realisasi investasi di Jawa dan Luar Jawa juga cukup berimbang, yakni Rp 247,5 triliun atau 49,6% di Jawa dan Rp 251,3 triliun atau 50,4% di Luar Jawa. Masing-masing naik 7,9% dan 6,5% secara tahunan.

Baca Juga :  Sebuah momen bersejarah dan penuh makna terjadi di Rumah Dinas Wali Kota Palembang

 

Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menjadi penyumbang terbesar investasi di Januari-Maret 2026 dengan realisasi sebesar Rp 69,4 triliun.

 

Disusul subsektor jasa lainnya Rp 64,2 triliun; pertambangan Rp 51,9 triliun; perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp 48,0 triliun; transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp 45,4 triliun.

 

Dari total realisasi investasi Rp 498,8 triliun pada Triwulan I 2026, sebanyak Rp 147,5 triliun atau 29,6 persen di antaranya berasal dari bidang hilirisasi.

 

“Capaian investasi yang berhubungan dengan hilirisasi cukup signifikan, meningkat 8,2% dibanding periode yang sama tahun lalu,” tutup Rosan.

Berita Terkait

Aktivitas Panen di Kebun Sawit Sitaan Kejagung Dipersoalkan, DPRD dan APH Didesak Usut Aliran Hasil Produksi
Patroli Bersenjata di Kebun Sawit Sitaan Negara Dipertanyakan, Warga Soroti Aktivitas Panen yang Masih Berjalan
Imam Wahyudi Tuntaskan Perjuangan 3 Tahun, Perda WPR-IPR Resmi Disahkan untuk Lindungi Penambang Rakyat Babel
Sekjen Demokrat Konsolidasi di Pangkalpinang, DPC Terima Bantuan Laptop
32 Tim Bertarung di Turnamen E-Sport Mobile Legends Road to Kapolri Cup 2026 Polres OKI
Ustadz Zuhri: Babel Daerah Tambang, Pembangunan Harus Berwawasan Lingkungan
PWI Bangka Tengah Gelar Silaturahmi Pasca Konferkab II, Bahas Program Kerja dan Struktur Kepengurusan
Imam Wahyudi: Penguatan Ranting Jadi Kunci Konsolidasi PDI Perjuangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:09 WIB

Aktivitas Panen di Kebun Sawit Sitaan Kejagung Dipersoalkan, DPRD dan APH Didesak Usut Aliran Hasil Produksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:06 WIB

Patroli Bersenjata di Kebun Sawit Sitaan Negara Dipertanyakan, Warga Soroti Aktivitas Panen yang Masih Berjalan

Senin, 22 Juni 2026 - 21:05 WIB

Imam Wahyudi Tuntaskan Perjuangan 3 Tahun, Perda WPR-IPR Resmi Disahkan untuk Lindungi Penambang Rakyat Babel

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:05 WIB

Sekjen Demokrat Konsolidasi di Pangkalpinang, DPC Terima Bantuan Laptop

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:08 WIB

32 Tim Bertarung di Turnamen E-Sport Mobile Legends Road to Kapolri Cup 2026 Polres OKI

Berita Terbaru