Pemkot Palembang Perkuat Konsep Filosofis dalam Program Beautifikasi Kota.

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,INC,-Pemerintah Kota Palembang terus mematangkan arah penataan wajah kota melalui pendekatan yang lebih konseptual dan berkelanjutan.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memimpin langsung rapat pembahasan Detail Engineering Design (DED) penataan kota dan program beautifikasi di Ruang Vidcon rumah dinas wali kota, Selasa (3/3/2026).

Rapat tersebut bukan sekadar forum pemaparan teknis, tetapi menjadi ruang diskusi strategis untuk memastikan bahwa setiap proyek fisik yang dibangun memiliki dasar filosofis, historis, serta memperkuat identitas lokal Palembang sebagai kota tertua di Indonesia yang terus bergerak menuju modernitas.

Dalam arahannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa pembangunan ruang publik harus melampaui aspek estetika visual.

Baca Juga :  Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah PMI Ogan Ilir Angkat Bicara, Sentil Pihak yang Rugikan Negara

Menurutnya, wajah kota adalah representasi karakter dan jati diri masyarakatnya.

“Bangunan dan ruang publik yang kita hadirkan harus memiliki makna yang kuat. Ada filosofi, ada nilai sejarah, dan ada identitas Palembang di dalamnya,” tegasnya.

Sejumlah proyek strategis juga dibahas secara mendalam dalam rapat tersebut.

Antara lain, DED Jembatan dan Air Terjun Menari, Kambang Iwak, penataan Taman Kambang Iwak Kecik dan kawasan Siti Khadijah, penataan Keramasan Park.

Pembahasan juga mencakup penataan taman dan median jalan di sejumlah koridor utama kota.

Koridor yang menjadi prioritas meliputi Simpang Polda-Bandara Mas, Simpang Polda-Bundaran Air Mancur Masjid Agung, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan Rasyid Sidiq, hingga Jalan Wahid Hasyim.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Sumsel Terima Kunjungan Strategis Tim Sahli Panglima TNI

Kawasan-kawasan ini dinilai memiliki nilai strategis karena menjadi pintu masuk, jalur utama mobilitas warga, sekaligus etalase kota bagi para pendatang.

Dalam diskusi yang berlangsung intens, Wali Kota Ratu Dewa juga meminta setiap rekanan dan pengembang memaparkan rencana secara komprehensif-mulai dari konsep desain arsitektural, estimasi anggaran, tahapan pengerjaan, hingga analisis dampak jangka panjang terhadap tata ruang dan lingkungan.

Berita Terkait

Polres OKI Amankan Dua Orang Usai Bentrokan Warga di Tanjung Lubuk*
Polres OKI dan BNNK Tertibkan Kampung Narkoba di Serigeni, Dua Orang Diamankan*
Cekcok Berujung Penembakan di Kayu Labu, Polres OKI Buru Terduga Pelaku
Wow…! Mantan Kasat Reskrim OKI Sukses Raih Gelar Doktor
Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan
Ketua DPRD OKI Ajak Semua Pihak Evaluasi Capaian Kerja Pada Momentum HUT OKI
Polres OKI Awasi Distribusi BBM di SPBU, Cegah Penyalahgunaan dan Antrean Panjang
Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Polres OKI Amankan Dua Orang Usai Bentrokan Warga di Tanjung Lubuk*

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polres OKI dan BNNK Tertibkan Kampung Narkoba di Serigeni, Dua Orang Diamankan*

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Cekcok Berujung Penembakan di Kayu Labu, Polres OKI Buru Terduga Pelaku

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Wow…! Mantan Kasat Reskrim OKI Sukses Raih Gelar Doktor

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan

Berita Terbaru