Ustadz Zuhri Tantang GESID Babel, Buktikan Peran Nyata Menuju Generasi Emas 2045

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,. — Anggota DPD RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ust. Zuhri M. Syazali, Lc., MA., mengajak generasi muda yang tergabung dalam Generasi Emas Indonesia (GESID) Babel untuk membuktikan bahwa organisasi tersebut bukan sekadar nama, melainkan wadah nyata yang mampu melahirkan gagasan dan gerakan menuju Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Ust. Zuhri, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Roadshow NGOPI Ramadhan 2026 bersama GESID Babel. Dalam kesempatan itu ia mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi dengan para pemuda yang memiliki semangat membangun masa depan daerah dan bangsa.

“Saya bersyukur bisa bersilaturahmi dengan rekan-rekan GESID Babel. Saya ingin melihat apakah GESID ini benar-benar serius atau hanya sekadar nama tanpa makna. Ini tantangan yang cukup kuat, karena waktu kita tidak panjang,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini Indonesia telah memasuki usia 80 tahun kemerdekaan. Sementara cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 hanya berjarak sekitar dua dekade ke depan, sehingga generasi muda harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang.

Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan agenda dan tindak lanjut yang jelas bagi masa depan generasi muda.

“Ketinggian itu tidak pernah ada di bawah, pasti di puncak. Generasi emas adalah generasi yang menuju puncak, sehingga harus memiliki arah yang jelas dan mental yang kuat,” katanya.

Baca Juga :  Lapas Banyuasin Salurkan 50 Paket Bansos Kepada Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat

Ust. Zuhri juga menantang para pemuda, untuk mulai memikirkan masa depan daerah, termasuk bagaimana Bangka Belitung dan Kota Pangkalpinang dalam 20 tahun ke depan.

Ia menegaskan bahwa generasi muda tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek yang aktif menentukan arah masa depan.

“Anak muda Gen Z dan milenial itu mampu. Jangan hanya berharap bantuan orang tua. Generasi emas Indonesia 2045 itu harus kalian raih, jangan diberikan kepada yang lain,” tegasnya.

Dalam pemaparannya, Ust. Zuhri juga menyampaikan sejumlah nilai dasar yang harus dimiliki generasi muda agar mampu menjadi pemimpin masa depan.

Nilai tersebut antara lain integritas atau kejujuran, profesionalitas yang ditunjukkan melalui kapasitas, ilmu dan keterampilan, serta nilai kepedulian dan semangat melayani sesama.

“Orang bisa saja sukses tanpa integritas, tetapi itu hanya sebentar dan akhirnya akan jatuh kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan setiap orang, memiliki kelebihan sekaligus kekurangan, sehingga generasi muda harus saling belajar satu sama lain untuk berkembang.

“Semua punya kelebihan, tapi juga punya kekurangan. Saya belajar dari teman saya yang punya kelebihan,” katanya.

Menurutnya, GESID harus menjadi wadah yang mampu mewarnai masyarakat dengan nilai kemandirian, integritas dan profesionalitas. Bahkan ia mendorong agar organisasi mampu berkembang secara mandiri.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Jalan Tol Betung- Jambi Tahun 2024 Haji Alim dan Eks Staf BPN di tetapkan sebagai Tersangka Kejari Muba

“Organisasi yang baik adalah organisasi yang bisa mendapatkan dana, bukan sekadar mencari dana agar bisa berjalan,” ujarnya.

Ust. Zuhri juga menekankan bahwa generasi emas adalah generasi, yang mampu mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia menjelaskan bahwa tugas untuk melindungi, mensejahterakan dan mencerdaskan masyarakat memang berada pada pemerintah yang dipilih oleh rakyat melalui sistem demokrasi.

Karena itu, menurutnya rakyat juga memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan bangsa melalui pilihan politik yang bersih dari praktik politik uang.

“Tantangan kita ke depan adalah membentuk pemerintahan yang baik tanpa money politik. Persiapkan calon pemimpinnya dan siapkan rakyat yang memilihnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemimpin yang profesional hanya akan lahir dari rakyat yang juga memiliki sikap profesional dan kesadaran politik yang baik.

Melalui kegiatan Roadshow NGOPI Ramadhan 2026 ini, ia berharap para pemuda GESID Babel mampu merumuskan langkah konkret untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju. (I20/INC)

Berita Terkait

Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!
Ini Kronologi Mengerikan Hilangnya Rani dan Ayuhana Selama Lima Tahun
Tak Sekadar Layanan Akademik, Salut Mega Cendekia Bentuk Dewan Mahasiswa UT
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya Bagikan 1.000 Masker kepada Warga dan Pengguna Jalan
Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun Pada Triwulan II 2026
Demokrat Pangkalpinang Gelar Aksi Nyata, Bersihkan Lingkungan dan Bagikan 1 Ton Beras
Boy Lantik Andrian Samallo sebagai Ketua PWI Bangka Tengah Periode 2026–2029

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!

Selasa, 8 September 2026 - 13:37 WIB

Ini Kronologi Mengerikan Hilangnya Rani dan Ayuhana Selama Lima Tahun

Senin, 7 September 2026 - 12:20 WIB

Tak Sekadar Layanan Akademik, Salut Mega Cendekia Bentuk Dewan Mahasiswa UT

Jumat, 4 September 2026 - 21:27 WIB

*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya Bagikan 1.000 Masker kepada Warga dan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB