Bangka, INC,. — Polres Bangka menggelar, Pres Release akhir tahun 2025 yang menjadi panggung refleksi sekaligus penegasan komitmen pemberantasan kejahatan di Kabupaten Bangka, Rabu, (31/12/2025) siang, di Gedung Rupatama Polres Bangka.
Di tengah peningkatan sejumlah kasus, Polres Bangka justru mencatat lompatan kinerja pada pengungkapan kasus (crime clearance) dibanding tahun 2024.
Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra, mengungkapkan kasus narkotika pada 2025 naik 9 kasus dari tahun sebelumnya, dengan persentase 25,6 persen.
“Untuk barang bukti yang kami amankan, sabu 478,83 gram, ganja 17,78 gram, dan ekstasi 29 butir atau 11,85 gram,” ujar Deddy.
Dari operasi besar ini, Polres Bangka memperkirakan 10.169 jiwa masyarakat Kabupaten Bangka berhasil terselamatkan dari ancaman peredaran narkoba sepanjang 2025. Angka ini menjadi salah satu capaian paling menonjol dalam upaya memutus rantai bahaya narkotika di daerah.
Tindak pidana umum, yang paling dominan di 2025 adalah pencurian dengan pemberatan (curat). Sementara kasus kecelakaan lalu lintas juga meningkat menjadi 113 kasus, naik 48 persen dibanding 2024.
Menurut Deddy, lonjakan kecelakaan banyak dipicu kelalaian dalam menaati aturan berkendara. Jam rawan kecelakaan terjadi di pagi hari, pukul 06.30–10.00, saat masyarakat berangkat sekolah dan beraktivitas. Sedangkan pada sore hari, risiko meningkat sekitar pukul 15.00.
Ia juga menyoroti, fenomena berkendara malam tanpa penerangan memadai. “Masih ada masyarakat yang tidak menggunakan lampu kendaraan saat malam, bahkan ada yang memakai senter. Ini sangat berisiko,” katanya.
Di luar pengungkapan kasus, Polres Bangka menoreh prestasi nasional. Satuan Intelkam Polres Bangka meraih posisi kedua tingkat nasional dalam pelayanan penerbitan SKCK, sebuah pengakuan atas kualitas pelayanan administrasi yang terus diperkuat.
Menutup 2025, Kapolres menegaskan bahwa peningkatan kasus bukan hanya soal angka, tetapi tantangan untuk bekerja lebih keras, cepat, dan presisi di tahun mendatang.
“2025 memberi banyak pekerjaan rumah, tapi juga membuktikan bahwa Polres Bangka tidak hanya hadir menindak, tetapi juga menyelamatkan masa depan masyarakat,” tutupnya. (I17)













