Beras Premium Butir Warna-warni dan Berkutu Beredar di Kandis Ogan Ilir, Warga Khawatir Oplosan

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR -INC,-Beras premium dengan butir warna-warni dan berkutu beredar di wilayah Kecamatan Kandis, Ogan Ilir.

Informasi dari warga, beras tersebut dibagikan di kantor Camat Kandis pada Kamis (18/12/2025) lalu.

Salah seorang warga bernama Mahmud mengungkapkan bahwa ia menerima bantuan beras sebanyak 50 kilogram.

Beras kemasan premium itu masing-masing dikemas dalam ukuran 10 kilogram, total lima karung.

“Kemarin saya buka karung berasnya, kaget waktu lihat butir beras ada yang warna cokelat, hitam, kuning. Ada kutunya juga banyak sekali,” kata Mahmud kepada wartawan, Senin (29/12/2025).

Baca Juga :  Panen Melon Inthanon 1 Ton di Lapas Banyuasin, Staf Ahli dan Tenaga Ahli Menteri Turut Hadir

Selain Mahmud, puluhan warga lainnya di Kecamatan Kandis mendapatkan beras serupa.

“Saya khawatirnya beras oplosan dan ini tidak layak dikonsumsi,” ujar Mahmud yang merupakan petani padi ini.

Beras oplosan adalah campuran beras dari beberapa jenis atau kualitas berbeda yang kemudian dijual dengan label beras premium atau medium, namun tidak sesuai dengan isi sebenarnya.

Baca Juga :  Pemdes Meranti Gelar Musdesus Penetapan KPM BLT DD 2025

Awalnya Mahmud ingin mengembalikan beras tersebut ke kantor camat.

Namun karena takut aparat pemerintahan Kecamatan Kandis tersinggung, beras tersebut disimpan di rumah.

“Tanpa dibuka kemasannya pun kelihatan sekali warna-warni beras dan banyak kutunya. Sementara berasnya kami simpan,” tutur Mahmud.

Sementara Camat Kandis, Firmansyah mengaku telah menerima laporan kekhawatiran warga terhadap beras oplosan.

“Ini sedang dalam tahap kroscek dan pendalaman laporan warga tersebut,” kata Firmasyah dihubungi terpisah.

Berita Terkait

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 September 2026 - 15:31 WIB

Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla

Berita Terbaru

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB

Daerah

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:57 WIB