Pangkalpinang, INC,- Polsek Bukit Intan, terus mengintensifkan kegiatan Problem Solving sebagai strategi penanganan cepat terhadap berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Upaya ini dinilai efektif menekan angka kejahatan serta memberikan rasa keadilan secara lebih cepat.
Berdasarkan data, terdapat peningkatan signifikan jumlah kegiatan Problem Solving dalam tiga bulan terakhir. Pada September hanya tercatat 2 kegiatan, kemudian meningkat menjadi 24 kegiatan pada Oktober, dan kembali naik menjadi 37 kegiatan pada November.
Selama periode September hingga November, berbagai jenis permasalahan berhasil diselesaikan melalui Problem Solving. Di antaranya gangguan ketertiban umum sebanyak 16 kegiatan, kenakalan remaja 5 kegiatan, kesalahpahaman atau keributan 9 kegiatan, ancaman kekerasan 1 kegiatan, anak hilang 2 kegiatan, tambang timah ilegal 1 kegiatan, penggelapan 2 kegiatan, serta penanganan potensi bencana non-alam sebanyak 4 kegiatan.
Selain itu, Polsek Bukit Intan juga menangani 3 kasus kecelakaan lalu lintas, 4 pencurian, 3 penganiayaan, 1 penipuan, 2 perzinahan, 3 KDRT, 1 sengketa tanah, 1 sengketa rumah warisan, 2 kasus asusila, 1 hutang-piutang, dan 2 persoalan terkait sampah.
Peningkatan kegiatan Problem Solving ini memberikan sejumlah manfaat nyata bagi masyarakat, antara lain mencegah eskalasi konflik, menyelesaikan permasalahan sebelum berkembang menjadi tindak pidana, serta menjaga hubungan sosial melalui proses mediasi dan musyawarah. Selain itu, pendekatan humanis yang dilakukan Polsek Bukit Intan dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Kapolsek Bukit Intan, Yoshua Surya Atmaja, menyampaikan bahwa peningkatan drastis kegiatan Problem Solving ini merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan Problem Solving berhasil kita tingkatkan secara signifikan. Kalau sebelumnya rata-rata hanya dua kegiatan per bulan, sejak Oktober kita gencarkan penyelesaian Problem Solving pada setiap permasalahan. Hasilnya, angka kejahatan dapat ditekan secara drastis,” ujarnya.
Dengan optimalisasi Problem Solving, Polsek Bukit Intan berharap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat semakin terjaga di wilayah hukum Bukit Intan.













