OGAN ILIR,inewsnusantara.com – Tahun 2024 telah berakhir, di mana sejumlah peristiwa tahun lalu terjadi di wilayah hukum Polres Ogan Ilir, salah satunya kecelakaan lalu lintas.
Ogan Ilir sebagai daerah persimpangan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dan jalan tol, dilalui oleh banyak kendaraan dari berbagai daerah.
Kepadatan kendaraan ini juga turut berdampak pada tingginya angka kecelakaan lalu lintas beserta fatalitas yang ditimbulkan.
Menurut catatan polisi, ada puluhan korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Ogan Ilir selama 2024 lalu.
“Korban meninggal dunia akibat lakalantas di tahun lalu sebanyak 68 orang,” kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, Rabu (1/1/2025).
Angka kecelakaan lalu lintas di Ogan Ilir sebenarnya menurun di mana ada 173 kasus di tahun 2024, berbanding 195 kasus tahun 2023.
Dari total 173 kasus, 168 diantaranya telah diselesaikan oleh Satlantas Polres Ogan Ilir atau persentasenya sebesar 97 persen.
“Selain korban jiwa, korban luka berat jumlahnya mencapai 100 orang dan luka ringan 154 orang. Adapun kerugian material kendaraan yang terlibat kecelakaan, total mencapai Rp 1,3 miliar,” ungkap Bagus.
Polisi juga mencatat 26 kasus tabrak lari yang mengakibatkan korban luka berat hingga meninggal dunia.
Guna menekan angka kecelakaan selama 2024 lalu, polisi telah menindak pelanggaran lalu lintas sebanyak 2.425 perkara.
“Di tahun ini, kami akan terus melakukan langkah preemtif, preventif dan penindakan pelanggaran guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Bagus menegaskan.(Mat)













