Warga Keluhkan Jalan Meranjat-Tanjung Batu di Ogan Ilir Banyak Lubang, Sudah Lama Tak Diperbaiki

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Pengendara mengeluhkan kerusakan ruas jalan penghubung wilayah Meranjat dan Tanjung Batu di Ogan Ilir.

Keluhan warga disampaikan karena ruas jalan tersebut terdapat banyak lubang.

Seperti dikemukakan warga Tanjung Batu bernama Tajudin yang sehari-hari bekerja sebagai sopir travel.

“Setiap hari lewat sini. Semakin hari, jalanan semakin parah rusaknya,” kata Tajudin kepada wartawan, Kamis (13/2/2025).

Menurut Tajudin, sepanjang kurang lebih 17 kilometer jalan tersebut terdapat 8 titik kerusakan.

Baca Juga :  Jumat Bersih Polresta Pangkalpinang: Aksi Nyata Rawat Lingkungan, Bangun Kesadaran Masyarakat

Pantauan di lapangan, titik kerusakan jalan ada di Desa Meranjat 1, Simpang Tapa, dekat Simpang Tanjung Laut, dekat Simpang Tanjung Pinang hingga Kelurahan Tanjung Batu.

Saat musim hujan, lubang menganga di jalan tersebut tergenang air.

“Kadang itu jalan mirip kubangan. Terus juga licin dan membahayakan orang,” tutur Tajudin.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda jalan akan diperbaiki.

Padahal ruas jalan provinsi tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga.

Baca Juga :  Jelang Peringatan Wafat Isa Al-Masih, Polres Banyuasin Amankan Sejumlah Tempat Ibadah

“Terakhir peningkatan jalan tahun 2011. Pernah juga diperbaiki tambal sulam, tapi sudah lama sekali,” ungkap Tajudin.

Sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir membenarkan bahwa jalan tersebut merupakan jalan provinsi.

Sehingga kewenangan perbaikan ada di tangan Pemprov Sumatera Selatan.

“Itu (jembatan rusak merupakan) jalan provinsi,” kata Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, H. Ruslan dihubungi terpisah. (Mat)

Berita Terkait

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:45 WIB

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh

Berita Terbaru

Daerah

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:45 WIB