Warga Bukit Besar Ubah Sampah Jadi Peluang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Kemandirian dan Ekonomi Sirkular

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,-2 April 2026 — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Pangkal Balam terus mendorong kemandirian masyarakat melalui Program Pelikas, sebuah inisiatif pemberdayaan berbasis pengelolaan sampah terpadu yang kini memberikan dampak nyata bagi warga Kelurahan Bukit Besar, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Program Pelikas (Pengelolaan Lingkungan berbasis Komunitas) hadir sebagai solusi atas tantangan pengelolaan sampah yang sebelumnya dihadapi masyarakat. Melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan, warga tidak hanya diajarkan memilah sampah, tetapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai guna dan ekonomis, seperti _eco enzyme_ dan budidaya maggot.

“Sebelumnya kami belum memahami cara mengelola sampah dengan baik. Sekarang, kami bisa mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat bahkan bernilai ekonomi,” ujar Nurhayati, salah satu penerima manfaat program.

Seiring berjalannya program, perubahan signifikan mulai dirasakan. Lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat, sementara kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah terus meningkat. Bahkan, sebagian warga kini berperan aktif sebagai agen perubahan dengan membagikan pengetahuan kepada pelajar, mahasiswa, hingga komunitas yang datang untuk belajar.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Gerak Cepat Respons Dampak Karhutla di Jambi

Salah satu di antaranya adalah Didik, _local hero_ yang tumbuh dari program ini dan kini aktif mengedukasi berbagai pihak terkait pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kehadiran sosok seperti Didik menjadi bukti bahwa pemberdayaan yang tepat mampu menciptakan perubahan berkelanjutan dari dalam komunitas.

Program ini dijalankan bersama mitra binaan Sahabat Farm dan terus berkembang melalui berbagai inisiatif, mulai dari budidaya maggot, pembangunan rumah bibit dan rumah maggot dengan 26 biopon, hingga penyediaan kandang ternak serta akses air bersih melalui sumur bor di wilayah rawan kekeringan.

Dari budidaya maggot, masyarakat mampu menghasilkan hingga 20 kilogram per hari dengan potensi pendapatan mencapai Rp4,8 juta per bulan. Capaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Upaya kolaboratif ini juga mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak, di antaranya melalui penghargaan dari Wali Kota Pangkalpinang pada tahun 2024 atas inovasi SAHAM (Sahabat Maggot), serta capaian ProKlim Utama sebagai bentuk keberhasilan program berbasis masyarakat dalam pengendalian perubahan iklim.

Baca Juga :  Forjubes Terima Penghargaan Dari Kapolres OKI di Hari Bhayangkara

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui Program Pelikas, kami tidak hanya mendorong peningkatan kesadaran lingkungan, tetapi juga membangun kapasitas ekonomi masyarakat berbasis prinsip ekonomi sirkular. Harapannya, program ini dapat terus berkembang, direplikasi, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Rusminto.

Bagi warga Bukit Besar, perubahan ini bukan sekadar tentang pengelolaan sampah, melainkan transformasi menuju pola hidup yang lebih peduli lingkungan, mandiri secara ekonomi, dan berkelanjutan.

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

 

Berita Terkait

Polres OKI Amankan Dua Orang Usai Bentrokan Warga di Tanjung Lubuk*
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Budidaya Ikan Kemang Agung melalui Pakan Mandiri
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Menikmati Pesona Lembah Suhita, PWP Regional Sumbagsel Dukung Potensi Lokal Naik Kelas
ICN Kerinci, UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Juara 1 Hilirisasi Kopi di Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Buka Akses Pasar UMKM Binaan di BGCC 2026 Palembang
Tanam Tuai, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Komunitas Hijaukan Lembah Suhita

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Polres OKI Amankan Dua Orang Usai Bentrokan Warga di Tanjung Lubuk*

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Budidaya Ikan Kemang Agung melalui Pakan Mandiri

Senin, 28 September 2026 - 11:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Budidaya dan Pelestarian Anggrek di Bangka Tengah

Kamis, 24 September 2026 - 09:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Kamis, 24 September 2026 - 07:11 WIB

Menikmati Pesona Lembah Suhita, PWP Regional Sumbagsel Dukung Potensi Lokal Naik Kelas

Berita Terbaru