Ratu Dewa Tegaskan Komitmen Dukung Koperasi Merah Putih, Jadi Pilar Ekonomi Rakyat Palembang

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Palembang, inewsnusantara.com– Pemerintah Kota Palembang terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, sehat, dan berkeadilan.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si, dalam kunjungannya ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Selasa (27/05/2025).

Menurut ratu Dewa, kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mengapresiasi keberhasilan Kota Palembang yang telah menuntaskan pembentukan 107 Koperasi Kelurahan Merah Putih di seluruh kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan.

Dengan capaian ini, Palembang mencatat sejarah sebagai kota pertama di Indonesia yang menuntaskan 100% pembentukan koperasi berbasis kelurahan.

“Kita siap berkomitmen mendukung dan memperluas jangkauan koperasi ini. Karena koperasi adalah ujung tombak ekonomi rakyat, terutama bagi para pelaku UMKM,” tegas Wali Kota Ratu Dewa dalam sambutannya.

Ratu Dewa menyebutkan, Koperasi Merah Putih Sukodadi sendiri dipilih sebagai salah satu koperasi percontohan di Kota Palembang karena memiliki unit usaha yang lengkap, inovatif, dan menjangkau kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga :  Dinas Dukcapil MUBA Segera Luncurkan Layanan "PADUKA ANTAT MUBA"

Adapun unit usaha yang dikelola koperasi ini antara lain:

1.Budidaya jamur tiram

2.Pembenihan dan pembesaran ikan

3.Budidaya kambing

4.Bank sampah

5.Usaha sembako

6.Produksi sabun cuci dan kebutuhan rumah tangga lainnya

 

Model koperasi seperti lanjut Ratu Dewa, diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi warga sekaligus menjadi solusi nyata dalam mengatasi masalah kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial.

“Kami ingin koperasi tidak hanya berjalan administratif, tapi menjadi wadah pemberdayaan ekonomi yang menghasilkan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Ratu Dewa.

Kegiatan dihadiri jajaran tokoh nasional seperti Wakil Menteri Desa dan PDT Riza Patria, Kepala Badan Pangan Nasional H. Arief Prasetyo Adi, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Dr. Didit Herdiawan Ashaf, serta perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM, yakni Deputi Desty Anna Sari, Edy Haryana, dan Dhika.

Selain itu, hadir pula Gubernur Sumsel H. Herman Deru, anggota Forkopimda Sumsel dan Kota Palembang, serta seluruh jajaran Dinas Koperasi dan UKM.

Baca Juga :  Lapas Tanjung Raja Gandeng BNN Ogan Ilir Cegah Peredaran Narkoba Lewat Penyuluhan dan Tes Urine

Dalam sambutannya, Riza Patria memuji inisiatif Pemkot Palembang yang dinilai progresif dan layak dijadikan contoh nasional.

“Palembang sudah selangkah lebih maju. Ini bukti nyata bahwa koperasi bukan sekadar simbol, tapi alat pemberdayaan ekonomi rakyat yang sangat strategis,” ujarnya.

Melalui dukungan dari pemerintah pusat, Pemkot Palembang berharap ke depannya koperasi-koperasi yang telah terbentuk akan berkembang menjadi entitas ekonomi yang kuat, sehat, dan kompetitif.

Tak hanya sebagai penyedia barang atau jasa, tapi juga menjadi pusat pelatihan, pendampingan, hingga akses permodalan bagi pelaku UMKM.

“Kita ingin koperasi Merah Putih menjadi lokomotif ekonomi rakyat. Jika koperasi kuat, maka ekonomi Palembang pun akan semakin kokoh,” tutup Ratu Dewa.

Dengan sinergi lintas sektor dan kolaborasi antarlembaga, Palembang kini sedang meniti jalan menuju kota modern berbasis ekonomi kerakyatan. Semangat gotong royong yang hidup dalam Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi tonggak kebangkitan ekonomi lokal yang menular ke berbagai daerah di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 September 2026 - 15:31 WIB

Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla

Berita Terbaru

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB

Daerah

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:57 WIB