Polres Banyuasin Dukung Ketahanan Pangan, Launching Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANYUASIN,inewsnusantara.com,– Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan, kali ini melalui Polres Banyuasin yang berkolaborasi dengan Forkopimda Kabupaten Banyuasin melaunching penanaman jagung serentak 1 juta hektare.

Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh elemen pemerintahan daerah siap untuk berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan, dan berkomitmen untuk mencapainya dalam waktu yang secepat-cepatnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK dalam acara peluncuran program penanaman jagung serentak di Kabupaten Banyuasin, Selasa (21/1) kemarin.

Peluncuran ini dilakukan juga melalui video telekonferensi yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, sebagai bagian dari program nasional penanaman 1 juta hektare jagung di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Pantau Tanaman Jagung, Aipda Fkomsija Pastikan Tanaman Tumbuh Dengan Baik dan Siap Panen

Sebagai bentuk dukungan, Polres Banyuasin turut berpartisipasi dengan menyiapkan lahan seluas 2 hektare di SMK PP Sembawa, Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, untuk penanaman jagung. Lahan ini menjadi titik awal dari target penanaman jagung di Kabupaten Banyuasin yang akan mencakup 211 hektare.

Penanaman ini menggunakan bibit jagung jenis Hibrida F1 Pioneer, yang telah disiapkan sebanyak 50 kg. Diharapkan, seluruh bibit jagung akan ditanam hingga pertengahan Februari 2025.

Untuk memastikan keberhasilan penanaman, Polres Banyuasin menerapkan teknik tumpang sari, yaitu menggabungkan penanaman jagung dengan tanaman lain secara bersamaan di lahan yang sama.

Hal tersebut guna memaksimalkan penggunaan lahan dan meningkatkan hasil pertanian. Dengan sistem ini, hasil panen diharapkan dapat lebih optimal.

Baca Juga :  Gerak Cepat Bupati Askolani dan Wabup Netta Indian Tinjau Lokasi Banjir di Komplek Al - Ghony

Selain itu, Polres Banyuasin juga telah membentuk tim supervisi yang terdiri dari personel Polres dan Dinas Pertanian. Tim ini bertugas untuk memantau dan mengevaluasi progres penanaman jagung, serta memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana.

Acara peluncuran penanaman jagung serentak ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat penting, antara lain Pj. Bupati Banyuasin Muhammad Farid, Dandim 0430/Banyuasin Letkol Infanteri Roni Sugiarto, Wakil Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, serta kepala dinas terkait.

Para tokoh masyarakat. Selain itu, turut serta pula dalam kegiatan tersebut penggunaan alat canggih Corn Speed Planter, yang digunakan untuk menanam jagung secara cepat dan efisien, yang akan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut. (Adm)

Berita Terkait

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 September 2026 - 15:31 WIB

Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla

Berita Terbaru

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB

Daerah

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:57 WIB