Polisi “Pesantrenkan” 3 Anak Jalanan di Tanjung Batu OI yang Resahkan Masyarakat

- Redaksi

Minggu, 25 Mei 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Keberadaan pengamen dan anak jalanan di Tanjung Batu, Ogan Ilir, belakangan ini makin meresahkan masyarakat.

Pasalnya anak-anak jalanan ini kerap meminta uang secara paksa.

Polisi pun punya cara tersendiri dalam menanggulangi keberadaan anak-anak jalanan.

Kapolsek Tanjung Batu Iptu Dr. Syaparudin Akso mengatakan, penanggulangan persoalan seperti ini tak harus serta-merta dengan penegakan hukum.

“Terhadap adanya keberadaan anak jalanan yang meresahkan, maka dilakukan pembinaan,” kata Syaparudin di Mapolsek Tanjung Batu, Ahad (25/5/2025).

Seperti yang dilakukan petugas saat menemukan tiga anak jalanan pada Sabtu (24/5/2025) petang.

Baca Juga :  Rocky Husada Hibahkan Ratusan Kursi Untuk Warga, Dorong Gotong Royong di Tingkat RT

Ketiganya ditemukan ketika personel Polsek Tanjung Batu melakukan patroli.

Alih-alih diborgol dan ditahan, ketiga orang itu “dipesantrenkan” di Mapolsek Tanjung Batu.

“Jadi benar-benar kita bina, ditanyakan terkait alasan menjadi anak jalanan. Kemudian kita ajak salat berjamaah, mengaji dan kegiatan positif lainnya,” ujar Syaparudin.

Diketahui ketiga anak jalanan itu berinisial AP (30 tahun), DW (32 tahun) dan MR (28 tahun).

Di mana dua orang berasal dari Palembang dan satu orang lainnya dari Indragiri Hulu di Riau.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Perkuat Pengawasan Harga dan Stok Pangan Jelang Ramadan 1446 H

Ketiganya diimbau untuk tidak melakukan kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Mereka juga diberikan siraman rohani untuk membangkitkan motivasi dan kesadaran agar kembali ke jalan yang benar,” kata Syaparudin.

Menurutnya, upaya pembinaan seperti ini cenderung lebih efektif dibandingkan dengan penindakan represif yang justru dapat menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Kami mencoba memposisikan diri sebagai orang tua, saudara maupun teman bagi anak-anak jalanan tersebut. Semoga mereka dapat berubah ke arah yang lebih baik,” ucap Syaparudin.

Berita Terkait

Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung
Kapolres OKI Sambut 11 Serdik Sespimen Polri, Karhutla Dibedah dari Pencegahan hingga Trauma Warga
RSUD PALI Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat
Satgas Gabungan Padamkan Titik Api di Pangkalan Lampam
Satgas Gabungan Padamkan Titik Api di Pangkalan Lampam
Eksepsi 8 Terdakwa Korupsi Kredit BRI Rugikan Negara Rp. 922,45 Miliar Kandas di Tolak Hakim

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:23 WIB

Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA

Kamis, 10 September 2026 - 16:41 WIB

Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung

Kamis, 10 September 2026 - 13:50 WIB

Kapolres OKI Sambut 11 Serdik Sespimen Polri, Karhutla Dibedah dari Pencegahan hingga Trauma Warga

Kamis, 10 September 2026 - 12:43 WIB

RSUD PALI Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Berita Terbaru

Daerah

SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:53 WIB

Daerah

RSUD PALI Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:43 WIB