Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Inovasi Penyubur Tanah Alami dari Limbah Kulit Durian di Bangka

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,INC,-24 Juli 2026 – Kulit durian yang selama ini hanya menjadi limbah kini memiliki nilai baru bagi masyarakat Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Durian Mesu Andalan Sejahtera (DURI MAS), Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Depati Amir mengajak masyarakat mengolah sekitar satu ton limbah kulit durian yang dihasilkan setiap musim panen menjadi bahan organik penyubur tanah (asam humat) untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung produktivitas pertanian.

Sebanyak 20 anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukit Nek Ayam mengikuti pelatihan yang digelar pada Rabu (15/7). Didampingi Abdul Syukur, Kepala Laboratorium Pestisida UPTD Balai Proteksi Tanaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, peserta mempraktikkan pembuatan produk penyubur tanah alami dari kulit durian sebagai alternatif yang ramah lingkungan untuk mendukung budidaya pertanian berkelanjutan.

Baca Juga :  Dewi Sastrani Ratu Dewa Nahkodai PMI Palembang

Kepala Desa Air Mesu, Pajri, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan wawasan baru kepada masyarakat dalam memanfaatkan limbah hasil panen menjadi produk yang bernilai guna.

“Selama ini kulit durian hanya dianggap sebagai limbah. Sekarang kami tahu limbah tersebut bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Semoga ilmu ini dapat diterapkan sehingga memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Pajri.

Pelatihan ini menjadi langkah awal pengembangan produk penyubur tanah alami di Desa Air Mesu. Hasil produksinya akan melalui uji laboratorium sebelum diaplikasikan pada lahan percontohan di kebun durian Bukit Nek Ayam. Pada tahap awal, produksi ditargetkan mencapai 100 liter per bulan untuk dimanfaatkan oleh para petani setempat. Ke depan, inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lahan dan produktivitas kebun durian, tetapi juga berkembang menjadi peluang usaha berbasis potensi lokal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada pemanfaatan potensi lokal yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Sukses Gelar Gerakan Pangan Murah, Distribusikan 2 Ton Beras SPHP Bulog dengan Harga Terjangkau

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa limbah bukan sekadar sisa hasil panen, tetapi sumber daya yang memiliki nilai. Melalui pengolahan kulit durian menjadi produk penyubur tanah alami, masyarakat tidak hanya mengurangi limbah organik, tetapi juga memperoleh alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas lahan pertanian. Harapannya, inovasi ini dapat meningkatkan produktivitas kebun sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Rusminto.

Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan Tujuan 15 (Menjaga Ekosistem Daratan).

 

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Edukasi Pola Hidup Sehat bagi Siswa MIT Saqu Imam Malik Lahat
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rayakan Hari Anak Nasional dengan Ruang Belajar Kreatif di Kampung Literasi 26 Ilir
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Daya Saing UMKM Perikanan Jambi, Produk LE-GO Kantongi Sertifikat Halal dan Produksi Meningkat
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Lansia Hidup Sehat Sekaligus Peduli Lingkungan di Jambi
Pertamina Patra Niaga Perluas Dampak Program Hidroponik Melalui Penguatan Kapasitas Warga
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Layanan Terapi bagi Disabilitas dan Lansia di Jambi
Bukan Sekadar Belajar Membuat Tempe, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bangun Kepercayaan Diri Warga Binaan Lapas

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:01 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Inovasi Penyubur Tanah Alami dari Limbah Kulit Durian di Bangka

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rayakan Hari Anak Nasional dengan Ruang Belajar Kreatif di Kampung Literasi 26 Ilir

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Daya Saing UMKM Perikanan Jambi, Produk LE-GO Kantongi Sertifikat Halal dan Produksi Meningkat

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:25 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Lansia Hidup Sehat Sekaligus Peduli Lingkungan di Jambi

Berita Terbaru

Palembang

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Senin, 27 Jul 2026 - 18:38 WIB