Lewat Inovasi “Tante di Pasar”  Disdag OKI Perkuat Digitalisasi  Pasar Rakyat

- Redaksi

Rabu, 11 Desember 2024 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara.com-Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Ogan Komering Ilir terus meningkatkan pemanfaatan teknologi untuk seluruh sektor perdagangan salah satunya melalui inovasi ‘tante di pasar’ atau penguatan teknologi digital pasar rakyat

 

Langkahl ini bertujuan untuk menumbuhkan perdagangan baik transaksi secara konvensional maupun elektronik.

 

“Meski belum se-advance daerah lain, tapi ini komitmen Pemkab OKI dalam penerapan teknologi dilingkungan pasar tradisional,” ujar Kadisdag OKI, H. Alamsyah, Rabu (11/12/24)

 

Disdag OKI juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk upaya itu, misalnya kerjasama dengan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung melalui program transaksi nontunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pagar Alam Utara Tanam Jagung Serentak Bersama Petani

 

“Ini praktik nyata soal inklusi keuangan terjadi. Inklusi keuangan akan memudahkan penjual dalam mempertanggungjawabkan uangnya jika ingin melakukan pinjaman untuk penambahan modal di bank. Adanya penataan uang masuk dan keluar yang rapi lewat digitalisasi akan meningkatkan kepercayaan dari pihak bank.” Terang dia.

 

Tujuannya strategi teraebut jelas Alamsyah untuk memudahkan masyarakat dan pedagang dalam memperoleh pelayanan pengelolaan pasar rakyat.

Baca Juga :  Polri dan Multipihak Garap Lahan Jagung 4 Hektare Dukung Ketahanan Pangan di Banyuasin

 

“Seperti pembayaran retribusi pelayanan pasar secara digital (e-retribusi), pendataan aset pasar secara digital, dan promosi perdagangan melalui e-commerce (loka pasar),” ungkap dia.

 

Dengan adanya strategi itu lanjut dia,

sebagai langkah preventif menghindari praktik curang dalam pemungutan distribusi pasar serta diharapkan dapat memberikan efisiensi dan efektifitas dalam memberikan pelayanan pengelolaan pasar rakyat di wilayah Kabupaten OKI

 

“Sehingga nantinya dapat meningkatkan capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pelayanan pasar,” pungkas dia. (red)

Berita Terkait

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan
Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah
Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit
ASN dan PPK Tak Bolah Rangkap Jabatan Sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Camat Suak Tapeh
Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat
Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:29 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Bupati Banyuasin Apresiasi Tim Karhutla Mabes TNI Atas Gencarnya Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Berbagai Wilayah

Jumat, 18 September 2026 - 13:32 WIB

Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla, Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan di Desa Sungai Rengit

Kamis, 17 September 2026 - 13:33 WIB

Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru