Kesal Utang Belum Dibayar, Pria di Pemulutan Selatan OI Bacok Warga Lalu Kabur

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Seorang pria di Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, mendatangi rumah warga dengan membawa parang dan membacok pemilik rumah.

Aksi pria tersebut terekam video berdurasi 1 menit 9 detik yang beredar di media sosial.

Terdengar suara pria yang membawa parang itu menanyakan sesuatu dengan nada tinggi.

“Coba keluar sini! Kamu mau bayar atau tidak?” kata pria yang membawa parang tersebut pada video dilihat Jumat (24/1/2025).

Pria mengenakan kaos warna merah itu lalu mengayunkan parang sebanyak dua kali ke arah pemilik rumah.

Tampak darah berceceran di depan pintu rumah dan pelaku lalu meninggalkan tempat kejadian perkara atau TKP.

Baca Juga :  Kilang Pertamina Plaju, Kilang Bersejarah di Tepi Sungai Musi Penopang Energi Negeri

Menurut informasi dari warga, pelaku diketahui bernama Mahrin warga Desa Cahaya Marga.

Sementara korban pembacokan bernama Iskandar warga Desa Sungai Lebung.

“(Pelaku dan korban) sama-sama warga Kecamatan Pemulutan Selatan. Kejadian pembacokan di rumah korban di Desa Sungai Lebung,” teramg warga bernama Darwis.

Menurut Darwis, pelaku datang ke rumah korban pada hari Kamis (23/1/2025) siang sekira pukul 14.00.

Karena dianggap mengetahui persoalan antara pelaku dan korban, Darwis diperiksa polisi sebagai saksi.

“Semalam saya datang ke Polsek Pemulutan. Kalau kata polisi, pelaku bawa parang itu karena menurut dia, korban belum bayar utang,” ungkap Darwis.

Korban Iskandar disebut memiliki utang sebesar Rp 800 ribu kepada pelaku Mahrin.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Air Kumbang Gelar Sosialisasi P2B Kepada Masyarakat Binaannya

“Uang Rp 800 ribu itu sisa utang sewa alat berat ke pelaku. Korban kan petani, dia garap lahan pertanian,” terang Darwis.

Sebelum peristiwa pembacokan tersebut, pelaku dan korban sempat terlibat pembicaraan hingga berujung cekcok.

“Tapi menurut anak-anak korban, utang itu sudah dibayar semua. Mungkin miskomunikasi atau apa,” tutur Darwis.

Perkara ini pun sedang ditangani aparat Polsek Pemulutan.

Polisi masih memburu pelaku yang diduga kabur keluar wilayah Pemulutan Selatan.

“Saat ini sedang kami tindaklanjuti dan pelaku saat ini sedang dalam pengejaran,” kata Kapolsek Pemulutan Iptu Nugrah Angga dihubungi terpisah. (Mat)

Berita Terkait

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda
Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI
HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang
Penyaluran Air Bersih di Teluk Kecapi OI, Warga Bersyukur : Perlu 3 Hari Untuk Jernihkan Air Rawa
Perkuat Sinergi Dalam Menghadapi Karhutla, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Kunjungi Polres Banyuasin
Kapolres OKI Sambut 14 Personel Seskoad, Edukasi Warga Cegah Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 September 2026 - 10:53 WIB

Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi

Jumat, 4 September 2026 - 21:27 WIB

*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*

Kamis, 3 September 2026 - 20:19 WIB

HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI

Kamis, 3 September 2026 - 20:15 WIB

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Berita Terbaru

Ogan Ilir

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 Sep 2026 - 11:36 WIB

Daerah

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:15 WIB