Daftar Harga Bahan Pokok di Ogan Ilir Jelang Nataru, Cabai Merah dan Bawang Merah Naik Paling Signifikan

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR -INC, -Polres Ogan Ilir beserta Polsek jajaran memantau harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional.

Pemantauan ini dilakukan jelang Natal dan tahun baru (Nataru) mendatang, di mana permintaan bahan pokok cenderung naik.

Seperti dilakukan Polsek Muara dan Polsek Pemulutan yang mendatangi pasar tradisional di wilayah hukum masing-masing.

Kasi Humas Polres Ogan Ilir AKP Herman memastikan harga kebutuhan pokok cenderung stabil.

“Ada beberapa barang yang naik cukup signifikan seperti bawang dan cabai,” kata Herman di Mapolres Ogan Ilir, Kamis (11/12/2025).

Dijelaskannya, bawang merah yang semula Rp 31 ribu, harganya naik menjadi Rp 44 ribu per kilogram.

Bawang putih sedikit mengalami kenaikan dari Rp 29 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Pangan Murah, 135 Ton Beras Disalurkan Jelang Lebaran

Sedangkan cabai merah keriting naik dari harga Rp 61 ribu menjadi Rp 65 ribu per kilogram.

“Kalau dilihat memang harga bawang merah paling signifikan kenaikannya. Cabai merah juga lumayan kenaikannya,” terang Herman.

Sementara harga bahan pokok lainnya seperti beras medium Rp 12 ribu per kilogram, beras premium Rp 15 ribu per kilogram.

Gula pasir curah Rp 16 ribu per kilogram, kg, gula kemasan Rp17 ribu per kilogram.

Minyak goreng curah Rp 20 ribu per liter, minyak goreng Minyak Kita kemasan bantal Rp 18 ribu.

Baca Juga :  Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Tepung terigu Rp 8 ribu per kilogram, telur ayam Rp 28 ribu per kilogram, sagu Rp 9 ribu per kilogram.

“Harga bahan-bahan pokok tersebut masih dalam kategori wajar, dan belum menunjukkan gejala lonjakan signifikan menjelang Nataru,” jelas Herman.

Polres Ogan Ilir akan terus memantau stok dan harga bahan pokok tetap aman hingga memasuki puncak perayaan Nataru 2026.

Polisi juga mengimbau pedagang agar tidak melakukan aksi penimbunan.

Serta meminta masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan agar stabilitas harga dapat tetap terjaga.

“Kami akan terus melakukan pemantauan berkala untuk mencegah potensi kelangkaan dan lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” kata Herman menegaskan.

Berita Terkait

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 17:00 WIB

Berkat Sinergi Satgas Karhutla dan Masyarakat, 1.050 Hektare Karhutla di Ogan Ilir Mampu Diatasi

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Berita Terbaru

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB

Daerah

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:57 WIB