Kembali Aksi Kejahatan Terjadi di Agen BRILink di Tanjung Raja OI, Seorang Perempuan Tertipu Rp 5 Juta oleh OTK

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Kejahatan di agen BRILink kembali terjadi di Tanjung Raja, Ogan Ilir, setelah seorang wanita tertipu Rp 5 juta oleh orang tak dikenal.

Kronologinya pada Kamis (17/4/2025) pagi sekitar pukul 09.00, seorang agen BRILink di Tanjung Raja bernama Lia mengaku kedatangan seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun.

Perempuan tersebut mengaku ingin mentransfer uang kepada seorang pria.

Lia yang merasa curiga lalu sempat bertanya-tanya kepada perempuan tersebut.

“Saya tanya-tanya ibu itu, ‘kenal tidak dengan pemilik rekening?’ Dijawab si ibu katanya kenal. Karena sebelumnya sudah sering kejadian orang kena tipu,” kata Lia kepada wartawan, Jumat (18/4/2025).

Baca Juga :  Panen Sayur Pare dan Kacang Panjang, Polsek Talang Kelapa Akan Terus Mendukung Ketahanan Pangan

Tak puas dengan jawaban perempuan yang dirahasiakan namanya itu, Lia kembali memastikan pelanggannya mengenal pemilik rekening.

Sempat pula transaksi gagal, sebelum akhirnya berhasil dan Lia menyerahkan bukti transfer kepada pelanggannya itu.

“Setelah itu si ibu bilang kalau pemilik rekening minta ditransfer kembali sebesar Rp 5,5 juta. Terus customer kita ini bilang tidak mau transfer lagi,” ujar Lia.

Merasa ada yang tak beres, pelanggan tersebut meminta Lia membatalkan transaksi transfer Rp 5 juta itu.

“Saya bilang tidak bisa karena transaksi sudah dilakukan. Langsung muka ibu itu kelihatan tegang sekali,” ungkap Lia.

Menurut ibu rumah tangga ini, diduga pelanggan perempuan tersebut hendak membeli handphone dengan harga murah yang dijual via media sosial.

Baca Juga :  Sidak MPP Jakabaring, Ratu Dewa Percepat Reformasi Pelayanan dan Regrouping OPD

Namun Lia mengaku tak banyak mengorek keterangan dari pelanggan yang dilanda kepanikan tersebut.

“Orangnya langsung pergi jalan kaki. Kasihan,” tutur Lia.

Polisi sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk tak mudah percaya begitu saja dengan penawaran produk via medsos.

Mengingat saat ini banyak praktik penipuan berkedok jual-beli barang secara daring.

“Masyarakat hendaknya waspada, tidak mudah termakan bujuk rayu pemasaran produk via medsos. Jika ingin terjamin keamanannya, lebih baik transaksi langsung,” pesan Kasi Humas Polres Ogan Ilir AKP Herman Ansori.

Berita Terkait

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 September 2026 - 15:31 WIB

Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla

Berita Terbaru

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB

Daerah

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:57 WIB